PT KAI Siapkan Penataan Kampung Bahari, Kapolda Metro Jaya Tekankan Solusi Hunian Warga

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 16:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SupersemarNews, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembersihan dan penataan kawasan sekitar jalur kereta api di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Rencana tersebut dibahas bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dan jajaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) saat meninjau kawasan tersebut, Selasa (3/11/2026).

Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri mengatakan pembersihan direncanakan dimulai Rabu (4/11/2026) dengan mengerahkan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah.

Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan perjalanan kereta api serta kondisi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

Januri menjelaskan bahwa perbaikan lingkungan membutuhkan penyelesaian jangka panjang agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Karena itu, PT KAI bersama pemerintah dan pihak terkait turut membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat yang terdampak penataan.

Baca Juga :  Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026

Kapolda Metro Jaya menekankan bahwa setiap tahapan penataan harus mengutamakan pendekatan humanis. Warga yang masih menempati kawasan tersebut perlu didata terlebih dahulu, termasuk kondisi tempat tinggal dan sumber penghasilannya, sebelum dilakukan langkah penanganan lebih lanjut

.”Mereka adalah warga negara kita,” kata Kapolda.

Ia menekankan bahwa penataan harus disertai solusi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, bukan justru membuat warga kehilangan mata pencaharian.

Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perbaikan rumah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pemerintah akan melakukan pendataan kembali untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan program

Baca Juga :  Orangutan Ditemukan Lemas di Kebun Banturung Berhasil Diamankan

.Sri Haryati juga menjelaskan bahwa penyediaan alternatif hunian bagi warga yang terdampak penataan masih dibahas bersama PT KAI dan pemerintah daerah.

Salah satu pilihan yang mengemuka adalah hunian di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Namun, rencana tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut sebelum dapat dilaksanakan.

Selain persoalan hunian, Kapolda turut menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan mata pencaharian warga, khususnya masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan pemilahan dan pengelolaan sampah.

Upaya pemberdayaan ekonomi juga dibahas, termasuk kemungkinan pendampingan usaha dan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Melalui kerja sama lintas instansi, penataan Kampung Bahari diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, memperbaiki kondisi lingkungan, sekaligus memberikan solusi yang memperhatikan kebutuhan tempat tinggal dan penghidupan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 45 Tahun di Palangka Raya Ditangkap Polisi, 10 Paket Diduga Sabu Diamankan
Jaringan Antarprovinsi, Polres Kobar Gagalkan Peredaran Sabu-sabu Senilai Rp 3,8 Miliar
Perkuat Penanganan, Pangdam XXII/TB Bersama Pangdivif 3 Tinjau Karhutla di Jabiren Raya
Dua Pria di Banjarmasin Diamankan Polisi, 32 Botol Arak dan 2 Jerigen Tuak Disita
Pria Simpan Lima Paket Diduga Sabu Berakhir Ditangkap Satresnarkoba Polres Kapuas
Sosialisasi Daftar Polri, Polresta Palangka Raya: Penerimaan Polisi Terbuka dan Transparan
Rumah Dinas TNI di Gatot Subroto Palangka Raya Terbakar, Penyebab Belum Diketahui
BELI INDONESIA, BUKAN JUAL INDONESIA: INDUSTRI HARUS MANDIRI
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Pria 45 Tahun di Palangka Raya Ditangkap Polisi, 10 Paket Diduga Sabu Diamankan

Selasa, 3 November 2026 - 23:50 WIB

Jaringan Antarprovinsi, Polres Kobar Gagalkan Peredaran Sabu-sabu Senilai Rp 3,8 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 23:44 WIB

Perkuat Penanganan, Pangdam XXII/TB Bersama Pangdivif 3 Tinjau Karhutla di Jabiren Raya

Selasa, 3 November 2026 - 23:39 WIB

Dua Pria di Banjarmasin Diamankan Polisi, 32 Botol Arak dan 2 Jerigen Tuak Disita

Selasa, 3 November 2026 - 23:35 WIB

Pria Simpan Lima Paket Diduga Sabu Berakhir Ditangkap Satresnarkoba Polres Kapuas

Berita Terbaru