Respons Mendikdasmen Soal Arahan Gibran Hapus Zonasi PPDB

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR  – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, merespons perintah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Saat ini, ia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil kajian dari tim yang dibentuk.

“Kami masih menunggu masukan dari tim pengkajian,” ujarnya di UIN Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (22/11/2024). 

Keputusan terkait PPDB akan diumumkan paling lambat Maret 2025, sebelum dimulainya tahun ajaran baru.

Baca Juga :  PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029

“Sebelum Februari atau paling lambat Maret, kami akan menerbitkan keputusan serta juknis dan juklaknya,” tegas Mu’ti.

Sebelumnya, Wapres Gibran dengan tegas meminta Mendikdasmen menghapus sistem zonasi dalam PPDB.

Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta Selatan pada 11 November 2024.

“Zonasi harus dihilangkan,” kata Gibran di Aryaduta Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2024). 

Baca Juga :  OJK Buka Suara soal Isu Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Bank BUMN

Selain itu, Gibran meminta kepala dinas pendidikan untuk memprioritaskan pendidikan digital guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan pentingnya mata pelajaran coding sejak dini agar anak-anak Indonesia tidak tertinggal dari negara lain.

“Pendidikan digital adalah kunci, dan anak muda harus siap mengikuti perkembangan ini,” pungkasnya.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru