
KOTIM, Supersemar news — Manajemen Rumah Sakit (RS) Pratama Parenggean memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan ambulans berpelat merah diduga digunakan untuk mengangkut puluhan karung pakan ayam di jalan Rahadi Usman Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat (10/10) lalu.
Kepala Seksi RS Pratama Parenggean, Aris, menegaskan bahwa rumah sakit tidak pernah memberikan perintah kepada sopir ambulans untuk menjalankan kegiatan di luar tugas kedinasan. “Pihak RS tidak pernah memberikan perintah kepada sopir mobil ambulans untuk melakukan kegiatan selain kegiatan rumah sakit,” kata Aris kepada wartawan saat dikonfirmasi, pada Jumat (17/10/2025).
Aris menjelaskan, pada saat kejadian, sopir ambulans mendapat tugas untuk mengantarkan pasien ke RSUD Dr. Murjani Sampit. Setelah selesai, seharusnya sopir segera kembali ke Parenggean untuk melanjutkan tugas. Namun, sopir yang bersangkutan justru memanfaatkan ambulans untuk mengangkut pakan ternak miliknya sendiri. Dan sopir meangakui sudah dua kali melakukan hal yang sama.
“Kami tidak pernah memberikan perintah untuk mengangkut pakan ternak. Itu murni inisiatif dari sopir sendiri,” ucap Aris saat dikonfirmasi media Supersemar News di RS Parenggean.
Pihak RS Pratama Parenggean telah mengambil langkah tegas dengan memberikan surat peringatan resmi kepada sopir tersebut. Jika perbuatan serupa terulang, rumah sakit memastikan akan memberhentikan sopir tanpa syarat.
“Sopir sudah kami berikan surat peringatan. Jika mengulangi perbuatannya, maka akan langsung diberhentikan,” tegas Aris.
RS Pratama Parenggean menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan individu, bukan kebijakan institusi. Dan semoga kedepannya tidak akan ada lagi kejadian yang seperti ini, imbuhnya.
(FAUJI/Supersemar News)
