Kegiatan ini berlangsung di KLK Sampit Kabupaten Kotim dan diikuti para peserta 20 santri. (FAUJI/Supersemar News)

SAMPIT, Supersemar News – Pembukaan pelatihan Santripreneur Baznas dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kursus Latihan Kerja (KLK) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (7/10/2025).

Kegiatan disambut baik oleh pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, dan santri yang mengikuti berjumlah 20 peserta.

Ketua Baznas Kotim, Sutimin mengatakan. “Dalam kegiatan ini, 20 santri dalam kota Sampit yang mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Baznas. Adanya kegiatan ini, bertujuan untuk membekali para santri-santri di bidang ilmu komputer,“ kata Sutimin.

Semoga para santri yang telah mengikuti kegiatan ini, agar nanti setelah lulus dari pesantren bisa mandiri untuk berwirausaha, ucapnya.

Tidak hanya itu, untuk peserta itu sendiri sementara ini dibatasi, karena lab komputer itu sendiri hanya mampu 20 orang maksimal, lab komputernya. Dan terima kasih kepada Disnaker yang telah membantu kami, men-support kami untuk pelaksanaan kegiatan ini. Nanti kami ke depan akan terus berlanjut untuk program-program yang lainnya, bebernya.

Semoga pelatih ini berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan semua, dan kedepannya selalu bisa terus di gelar untuk bekal para santri-santri yang ada di Kotim.

Kepala Disnakertrans Kotim, Johny Tangkere, menyatakan bahwa pihaknya siap membantu masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan. Disnakertrans Kotim menawarkan berbagai jenis pelatihan, termasuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Garmen, Pengelasan, Teknik Listrik, Pariwisata, Teknik Elektronika.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. “Semoga ini menjadi modal mereka dalam masuk maupun mau lanjutkan kuliah atau masuk dalam dunia kerja,“ ujar Johny Tangkere.

Setelah sebelumnya mengalami pemblokiran dari pemerintah pusat, Disnakertrans Kotim kini telah membuka kembali program pelatihan. Sebanyak enam pelatihan akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan, yaitu hingga Desember.

Dengan demikian, Disnakertrans Kotim terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja di daerah tersebut dan membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, pungkasnya.

(FAUJI/Supersemar News)