Palangka Raya, Supersemar News – Suasana Gedung Serbaguna Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya tampak dipadati ribuan mahasiswa pada pelaksanaan Seminar Kebangsaan, Senin (1/12/2025). Acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.30 WIB dan menjadi ajang refleksi bersama dalam meneguhkan nilai toleransi, persatuan, serta semangat kebangsaan di kalangan pemuda perguruan tinggi.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran S.I.Kom, hadir sebagai pembicara utama dan memberikan orasi mengenai urgensi menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Dalam penyampaiannya ia menekankan bahwa toleransi merupakan prinsip fundamental dalam menjaga keharmonisan bangsa.

“Saya datang sebagai pemimpin untuk semua golongan, tanpa membeda-bedakan suku maupun agama. Toleransi adalah harga mati dan keadilan harus ditegakkan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Agustiar Sabran dengan tegas.

Tidak hanya Gubernur, kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Herson B. Aden, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo, serta akademisi Dr. Jhon Retei Alfri Sandi, S.Sos., M.Si. yang turut membawakan materi Pendidikan Kebangsaan.

Rektor IAKN Palangka Raya, Telhalia, M.Th., D.Th., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan besar tersebut. Ia menyoroti bahwa Kalimantan Tengah memiliki kekuatan tersendiri dalam keberagaman institusi pendidikan keagamaan.

“Kalimantan Tengah menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia dengan tiga Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dari tiga agama berbeda, yakni IAKN, UIN, dan IAHN. Ini bukti kuat toleransi hidup di daerah ini,” ucapnya.

Rektor juga berharap kehadiran Gubernur dapat memberikan dorongan bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan daerah serta menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi dalam memprioritaskan pendidikan dan kesehatan sebagai pondasi kemajuan masyarakat.

Seminar dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya, Kalteng Berkah, serta Mars IAKN Palangka Raya, dilanjutkan dengan doa oleh tiga tokoh agama: Islam, Kristen, dan Hindu sebagai simbol harmonisasi lintas iman.

Ketua Panitia, Prasetiawati, juga memberikan penghargaan atas tingginya minat peserta yang datang dari berbagai kampus seperti Universitas Palangka Raya, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, UIN Palangka Raya, hingga Universitas Kristen Palangka Raya.

Dalam arahannya, Gubernur kembali mengingatkan bahwa seorang pemimpin sejati harus hadir untuk rakyat.

“Saya berdiri sebagai pelayan masyarakat Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Ia juga mengajak para mahasiswa untuk memiliki cita-cita besar, kerja keras, serta keberanian dalam meraih masa depan.

“Bermimpilah setinggi langit. Iringi usaha dengan doa dan jangan pernah takut melangkah,” pesan Gubernur menutup sesi penyampaian materi.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya kebhinnekaan serta memperdalam komitmen menjaga keutuhan bangsa.

IAKN Palangka Raya berharap kegiatan serupa terus berlangsung sebagai bagian dari pembentukan generasi muda yang toleran, berintegritas, dan siap membangun Indonesia.