
SAMPIT, Supersemar News – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar latihan simulasi gabungan pemadam kebakaran pada bangunan di Markas Damkar Kotim, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan petugas damkar serta relawan dalam menghadapi potensi kebakaran, dan diikuti oleh BPBD Kotim, PMI Kotim, Swadaya Masjid Jami, Swadaya Ketapi, Swadaya Baamang Tengah, dan Dompet Peduli Sampit.
Kepala Dinas Damkar Kotim, Ati Maraahini, menjelaskan bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga perlu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana ini. “Kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran baik kebakaran bangunan maupun hutan dan lahan di lingkungan Kotim,“ ujar Ati.
Ati juga menekankan bahwa pencegahan, penanggulangan, pembentukan unit pemadam di semua tingkat, serta pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat guna menjaga keselamatan jiwa dan properti.
“Berdasarkan data tahun 2025 dari Januari-Oktober, telah terjadi 40 kebakaran bangunan dan 8 kebakaran lahan dan semak belukar di Kotim. Semua kejadian tersebut dapat ditangani dengan baik oleh petugas damkar dan relawan,“ jelasnya.
Latihan simulasi gabungan ini melibatkan lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang secara teknis membidangi pemadam kebakaran, serta partisipasi kelompok relawan pemadam kebakaran yang berada di masyarakat. “Dengan latihan ini, kita dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran,“ bebernya.
Kami sangat bersyukur dengan adanya para relawan swadaya api, karena mereka yang selalu respon cepat dalam hal bencana kebakaran. Dengan adanya relawan ini, kami pihak Damkar sangat terbantu, pungkasnya.
(FAUJI/Supersemar News)
