
Rekap SPMB 2025 Kota Tasikmalaya per 16 Juni: 1.900 siswa belum diterima, jalur KETM kelebihan 922 pendaftar dari kuota 1.058 kursi.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR — Sebanyak 1.900 siswa pendaftar SPMB 2025 Tahap 1 diprediksi gagal masuk SMA Negeri Kota Tasikmalaya. Data per 16 Juni 2025 pukul 21.00 menunjukkan banyaknya siswa yang harus mencari opsi lain.
Jalur Tahap 2 Jadi Harapan Terakhir
Pendaftar yang gagal hanya bisa mencoba SPMB Jabar Tahap 2 pada 24 Juni–2 Juli 2025. Namun, kuota tahap 2 lebih kecil dan pendaftar wajib mengikuti tes kompetensi akademik. Jika kembali gagal, pilihan terakhir adalah sekolah swasta.
SMAN 2 Favorit Anak Guru
Jalur Anak Guru di SMAN 2 Tasikmalaya menarik 55 pendaftar, padahal kuota hanya 13 kursi. Akibatnya, 42 siswa dipastikan gagal. Fenomena ini menunjukkan tingginya persaingan di jalur khusus tersebut.
SMAN 1 dan SMAN 2 Penuhi Semua Jalur
Dari 10 SMA Negeri, hanya SMAN 1 dan SMAN 2 yang memenuhi semua kuota jalur. Sementara, sekolah lainnya masih banyak menyisakan kuota kosong pada beberapa jalur.
SMAN 5 Paling Diminati
SMAN 5 Tasikmalaya menjadi favorit dengan 668 pendaftar. Namun, 366 siswa diprediksi gagal diterima. Jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) paling kritis, dengan 247 siswa terancam tidak lolos di sekolah ini.
922 Siswa KETM Terancam Tak Tertampung
Secara total, jalur KETM mencatat 1.980 pendaftar dengan 1.058 kursi. Akibatnya, 922 siswa dari keluarga kurang mampu berpotensi tidak tertampung.
Pemerintah Diminta Cari Solusi
Melihat kondisi ini, pemerintah perlu segera mencari solusi alternatif. Dinas Pendidikan Jabar diminta memperluas kemitraan dengan sekolah swasta serta memastikan keberpihakan terhadap siswa dari jalur KETM agar akses pendidikan tetap merata.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
