Pendaki nilai gerakan Pramuka penting untuk usia dini

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 21:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Pendaki Indonesia Putri Handayani mengatakan Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) sangat penting untuk pendidikan non-formal anak usia dini guna meningkatkan berbagai macam kemampuan.

Menurut dia, Pramuka sangat bagus melatih daya beradaptasi anak terhadap lingkungan, mengembangkan karakter atau kepemimpinan, disiplin, percaya diri, dan kekuatan tubuh.

“Di alam itu banyak yang bisa dipelajari, bukan cuma hard skill atau pengetahuannya, tetapi mental dan karakternya, mulai dari empati dan disiplin,” kata Putri di Jakarta, Kamis malam.

Ia menjelaskan, kegiatan positif seperti itu harus didukung orang tua, khususnya bagi anak perempuan, karena bermanfaat untuk tumbuh kembang anak yang seimbang, baik dari sisi peningkatan nalar atau pengetahuan, maupun keterampilan sosial, dan penguatan mental.

“Terkadang memang bukannya orang tua tidak mendukung atau tidak mau, tetapi tidak mempunyai kemampuan dan kenyamanan di alam, sehingga anak juga terikut,” kata dia.

Putri mengungkapkan sejak 2016 sudah menggagas lembaga bernama Jelajah Putri.

Lembaga itu saat ini sedang mempersiapkan sekolah non-formal, khusus mengedukasi anak-anak di kaki pegunungan di Indonesia, guna belajar memadukan ilmu pengetahuan dengan kegiatan luar ruangan (outdoor).

Misi edukasi itu ingin mengembangkan science, technology, engineering, art, dan mathematics (STEAM) Discovery Camps, bagi anak-anak.

Baca juga: Putri Handayani sebut Gunung Denali tantangan terberatnya

Rencananya, tambah dia, pada kuartal ketiga tahun ini, wadah pendidikan itu akan diluncurkan.

Putri adalah pendaki yang tengah mengejar cita-cita menjadi perempuan pertama peraih predikat The Explorer’s Grand Slam di Asia Tenggara.

Predikat itu diberikan kepada seseorang yang berhasil menuntaskan pendakian pada tujuh puncak gunung tertinggi di tujuh benua, serta melakukan penjelajahan ke Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Pendaki perempuan itu tinggal menyelesaikan dua misi lagi, yaitu menaklukkan Gunung Everest dan Kutub Utara, guna meraih predikat tersebut.

Baca juga: Dua langkah lagi Putri Handayani raih The Explorer’s Grand Slam

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!
Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap
Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?
Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS
Emma Rivilla Dan Relawan Gabungan Bersihkan Sampah Usai Lomba Dayung HSU 2026
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Jumat, 11 September 2026 - 14:09 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!

Jumat, 4 September 2026 - 09:26 WIB

Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 07:29 WIB

Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS

Berita Terbaru

Berita

Kebakaran Ruko Bogor Hanguskan 3 Ruko, Diduga Korsleting!

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:41 WIB

Berita utama

Dua Pencuri Perangkat Tower Telkomsel di Kotim Diringkus Polisi

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:11 WIB

Berita utama

Tak Kenal Waktu, Relawan HKT Gempur Karhutla di Palangka Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:08 WIB