Air soda bisa bantu turunkan berat badan

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 22:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Beralih ke air soda (sparkling water) dapat membantu mengurangi asupan kalori secara signifikan karena merupakan alternatif yang baik untuk minuman manis seperti soda dan jus, yang penuh dengan kalori kosong.

Peneliti di Rumah Sakit Bedah Saraf Tesseikai, Jepang, menemukan bahwa karbonasi pada air soda mungkin memiliki efek samping yang menarik.

Dikutip dari The Hindustan Times, Kamis, penelitian mereka, yang diterbitkan dalam “BMJ Nutrition, Prevention and Health”, menunjukkan bahwa air soda dapat memengaruhi metabolisme kita dengan cara yang tak terduga.

Air soda adalah air yang telah dikarbonasi, baik secara alami maupun buatan.

Baca juga: Khasiat sparkling water bagi kesehatan tubuh

Proses ini menambahkan gas karbon dioksida (CO2) ke dalam air, menciptakan sensasi berbuih yang khas pada air soda.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa air soda dapat membuat kita merasa lebih kenyang dan mengurangi rasa lapar.

Namun, penelitian baru ini melangkah lebih jauh dengan melihat bagaimana karbon dioksida (CO2) dalam air soda berinteraksi dengan sel darah kita.

Menurut penelitian tersebut, ketika kita meminum air soda, CO2 tidak hanya menciptakan sensasi berkarbonasi, tetapi juga diserap ke dalam aliran darah melalui dinding lambung.

Para peneliti menemukan bahwa sel darah merah, yang mengandung enzim khusus bernama “carbonic anhydrase”, mengubah CO2 menjadi bikarbonat.

Proses ini memicu serangkaian reaksi yang dapat membantu tubuh memproses gula lebih efektif. Ketika CO2 dari air soda berubah menjadi bikarbonat, lingkungan di dalam sel menjadi sedikit lebih basa, yang tampaknya mengaktifkan enzim tertentu yang berperan dalam pemrosesan gula.

Penelitian ini juga menemukan kesamaan dengan yang terjadi selama proses cuci darah (dialisis ginjal).

Selama dialisis, ketika darah melewati mesin penyaring khusus, kadar gula darah turun dari sekitar 118 mg/dL menjadi 99 mg/dL, meskipun cairan di sekitarnya mengandung lebih banyak gula.

Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme yang melibatkan CO2, seperti saat kita minum air soda, membantu tubuh menggunakan gula lebih efisien.

Secara keseluruhan, air soda bisa menjadi alat yang berguna dalam perjalanan penurunan berat badan.

Namun, penting untuk memiliki ekspektasi yang realistis dan mengombinasikannya dengan gaya hidup sehat.

Baca juga: UNICEF: Minuman soda tidak memperlancar siklus menstruasi

Baca juga: Jangan minum minuman berkarbonasi usai olahraga

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!
Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap
Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?
Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS
Emma Rivilla Dan Relawan Gabungan Bersihkan Sampah Usai Lomba Dayung HSU 2026
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Jumat, 11 September 2026 - 14:09 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!

Jumat, 4 September 2026 - 09:26 WIB

Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 07:29 WIB

Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS

Berita Terbaru

Berita

Kebakaran Ruko Bogor Hanguskan 3 Ruko, Diduga Korsleting!

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:41 WIB

Berita utama

Dua Pencuri Perangkat Tower Telkomsel di Kotim Diringkus Polisi

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:11 WIB

Berita utama

Tak Kenal Waktu, Relawan HKT Gempur Karhutla di Palangka Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:08 WIB