Dari kiri: Radhito Risangadi, SH, M.RiskMgmt, dr. Dina Hanum, MARS, dan AKBP Ojo Ruslani, S.Sos., M.Si. Sinergi Jasa Raharja, Rumah Sakit Jakarta, dan Polda Metro Jaya dalam Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) menjadi langkah nyata meningkatkan keselamatan lalu lintas dan kesadaran kesehatan masyarakat.

SUPERSEMAR NEWS – JakartaRumah Sakit Jakarta bersama Jasa Raharja dan Polda Metro Jaya resmi membuka pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan kesadaran kesehatan masyarakat.

Sambutan dr. Dina Hanum

Direktur RS Jakarta, dr. Dina Hanum, MARS, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya untuk tenaga medis, tetapi juga perlu diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Di luar negeri, bahkan anak berusia tujuh tahun sudah paham pertolongan pertama. Karena itu, masyarakat Indonesia juga harus terlatih,” ujarnya.

Dina juga menjelaskan sejarah Rumah Sakit Jakarta, yang berdiri sejak 1951 dan didirikan oleh 22 tokoh perjuangan kemerdekaan, termasuk keluarga besar Presiden RI pertama dan Menteri Kesehatan pertama Indonesia.

“Semangat perjuangan para pendiri harus kita teruskan melalui pelayanan kesehatan dan pembangunan masyarakat sehat Indonesia,” tambahnya.

Komitmen Jasa Raharja dan Forum Keselamatan

Kepala Kantor Utama Jasa Raharja DKI Jakarta, Radhito Risangadi, SH, M.RiskMgmt, menekankan bahwa PPGD merupakan wujud nyata komitmen bersama menjaga keselamatan lalu lintas.

“Melalui forum keselamatan lalu lintas di DKI Jakarta, kami terus berupaya mengurangi fatalitas kecelakaan. Pertolongan pertama yang benar bisa menyelamatkan nyawa,” kata Radhito.

Ia menambahkan, kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas seperti ojek online, relawan, serta perwakilan Polantas Polda Metro Jaya.

Sinergi untuk Keselamatan Bersama

Pelatihan ini juga merupakan implementasi dari lima pilar keselamatan nasional yang digaungkan pemerintah. Melalui kolaborasi RS Jakarta, Jasa Raharja, dan Polda Metro Jaya, diharapkan masyarakat lebih sadar pentingnya penanganan darurat secara tepat.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi lintas lembaga, kita dapat menghadirkan negara untuk melayani masyarakat,” ujar Radhito.

Harapan Ke Depan

Pelatihan PPGD ini direncanakan akan berkesinambungan, melibatkan lebih banyak komunitas, serta memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya pertolongan pertama pada kecelakaan.

Dengan demikian, kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi keselamatan jalan raya dan kesehatan masyarakat Indonesia.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana