Viral! Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu, Ngaku Mau Rampok Uang Negara

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 02:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

GORONTALO,Supersemar news – Sebuah video berdurasi 48 detik yang memperlihatkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu viral di media sosial, pada Jumat (19/9/2025). Dalam rekaman tersebut, Wahyudin melontarkan pernyataan kontroversial hingga menuai kecaman warganet.

Video yang diduga direkam menggunakan ponsel oleh seorang wanita yang duduk di sampingnya memperlihatkan Wahyudin sedang mengemudi. Ia tertawa sambil berbicara dan sesekali melirik ke arah wanita tersebut.

“Aman negara Makassar kita ji. Tujuan kita hari ini, Bos. Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini kan. Kita habiskan saja, biar negara ini makin miskin,” ucap Wahyudin dalam rekaman.

Baca Juga :  SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Ia juga terdengar menyebut dirinya sebagai anggota DPRD Gorontalo dan menyatakan masa jabatannya baru akan berakhir pada 2031.

” membawa hugel, langsung ke makasar menggunakan uang negara,siapa ji wahyudin Moridu anggota DPRD provinsi gorontalo, nanti 2031 berhenti, uti masih lama,” ucap nya sembari tertawa.

Menanggapi hal itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memastikan akan memanggil Wahyudin untuk dimintai klarifikasi. Ketua BK DPRD Gorontalo, Fikram Salilama, menyebut Wahyudin diduga dalam keadaan mabuk saat video dibuat.

“Terinformasi ke saya dia dalam keadaan mabuk minum-minuman beralkohol. Namun, terlepas dari itu, dia sudah melakukan pelanggaran kode etik,” tegas Fikram, dikutip dari detikSulsel, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Balita di Kebayoran Lama, Dua Orang Diamankan

Setelah video tersebut viral, Wahyudin akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui akun Facebook pribadinya. Didampingi sang istri, Megawati Musi, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Gorontalo.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon maaf atas video yang diviralkan di media sosial. Sesungguhnya, saya tidak berniat menyinggung masyarakat Gorontalo. Semua ini murni kesalahan saya,” ujar Wahyudin.

Dia menegaskan siap menerima sanksi atas perbuatannya.
“Apapun konsekuensi yang ditimbulkan, saya bersama istri siap menanggung akibatnya,” katanya.

(red)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru