2 Wartawan Dianiaya saat Liput Siswa Keracunan MBG Jaktim

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 12:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Dua wartawan mengalami tindak kekerasan saat meliput kasus 20 siswa SD keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi di kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 2, Pasar Rebo, pada Selasa, 30 September 2025.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Pasar Rebo, AKP I Wayan Wijaya, membenarkan adanya laporan dari dua wartawan yang menjadi korban kekerasan.
“Korban sudah kami antar untuk visum, laporan juga ditindaklanjuti,” kata Wayan. Pihak kepolisian memastikan akan menyelidiki insiden ini hingga tuntas.

Baca Juga :  Polresta Banjarmasin Siap Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih dan Karhutla

Kronologi Kekerasan

Salah satu korban, Miftahul Munir, menceritakan ia bersama rekannya, Kiki, tengah mencari informasi terkait dugaan keracunan makanan bergizi gratis. Namun, mereka didatangi seorang pria penjaga berusia lanjut yang bersikap emosional.

“Awalnya saya hanya ingin bertemu kepala SPPG, tapi malah disuruh keluar. Saat merekam suasana, penjaga itu makin marah,” jelas Munir.

Tak lama kemudian, sebuah mobil bertuliskan SPPG masuk ke lokasi. Munir berusaha mengambil gambar, tetapi dihalangi. Salah satu pegawai sempat menjelaskan bahwa penyedia MBG yang diduga membuat siswa keracunan bukan dari kantor tersebut.

Baca Juga :  Port FC vs Persib: Maung Bandung Menang Dramatis 3-1

Cekik dan Pukulan

Ketegangan memuncak ketika penjaga SPPG melayangkan ancaman fisik.
“Tiba-tiba dia mengangkat tangan, lalu mencekik saya dan Kiki. Untungnya pegawai lain segera melerai,” kata Munir.

Kasus MBG Masih Diselidiki

Kasus keracunan makanan yang menimpa 20 murid SDN 01 Gedong masih dalam proses investigasi. Dinas Kesehatan DKI bersama aparat terkait terus menelusuri penyebab pasti.

Polisi juga memastikan akan menindaklanjuti kasus kekerasan terhadap wartawan, mengingat kebebasan pers dilindungi undang-undang.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru