Retno Marsudi Soroti Krisis Air, Dorong Infrastruktur Hijau

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA — Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk isu air, Retno Marsudi, menegaskan pentingnya pembangunan berkelanjutan demi menjaga ketersediaan air bersih di bumi. Menurutnya, infrastruktur, teknologi, dan investasi menjadi tantangan besar dalam memastikan akses air yang merata.

Infrastruktur Jadi Kunci Akses Air Bersih

Retno menjelaskan bahwa infrastruktur air — seperti pipa, mata air, bendungan, hingga jaringan distribusi — merupakan tulang punggung akses air bersih bagi masyarakat. Namun, ia menyoroti bahwa masih banyak wilayah yang belum siap dalam membangun infrastruktur berkelanjutan.

“Air adalah hak dasar manusia. Tanpa infrastruktur yang kuat dan efisien, sulit bagi kita mencapai target pembangunan berkelanjutan,” ujar Retno dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Membanggakan! Kafilah Kotim Raih Juara Umum II FSQ XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi global antara negara-negara anggota PBB untuk berbagi teknologi ramah lingkungan dan meningkatkan investasi hijau di sektor air.

Pemerintah RI Fokus pada Infrastruktur Ramah Lingkungan

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan bahwa pemerintah terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang memperhatikan lingkungan.

“Pemerintah terus mengupayakan pembangunan pipa dan sistem distribusi ke berbagai wilayah agar masyarakat mendapatkan akses air bersih yang merata,” tegas AHY.

Menurutnya, strategi tersebut sejalan dengan Agenda Pembangunan Nasional Berkelanjutan (SDGs Indonesia) yang menargetkan ketersediaan air bersih dan sanitasi layak bagi seluruh warga pada tahun 2030.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Kolaborasi Global untuk Masa Depan Air

Melalui kerja sama lintas negara, Retno berharap isu air bersih tidak hanya menjadi pembahasan lokal, tetapi menjadi agenda global bersama yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Ia juga mengajak lembaga internasional dan nasional untuk memperkuat kemitraan dalam pengelolaan sumber daya air yang adil, efisien, dan berkelanjutan.

“Krisis air adalah krisis kemanusiaan. Kita harus bertindak sekarang sebelum terlambat,” tutup Retno.

SupersemarNewsTeam
Sumber:
United Nations, Bappenas
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Kapolda Akpol Senior dari Kapolri Jenderal Suyudi, Ada Teman Seangkatan Listyo Sigit Prabowo
Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla
Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut
Pulang Latihan Malam, Jet Tempur Mirage 2000D Jatuh di Hutan Prancis
KRI Lambung Mangkurat Hantam Sasaran lewat Penembakan Meriam 20 MM di Natuna
Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia Rebut Posisi 8 Lagi
Kapolsek Tambora Gelar Subuh Keliling, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Tanam 15 Pohon, Perkuat Program Green Policing
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:16 WIB

10 Kapolda Akpol Senior dari Kapolri Jenderal Suyudi, Ada Teman Seangkatan Listyo Sigit Prabowo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Pulang Latihan Malam, Jet Tempur Mirage 2000D Jatuh di Hutan Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:50 WIB

KRI Lambung Mangkurat Hantam Sasaran lewat Penembakan Meriam 20 MM di Natuna

Berita Terbaru

Berita utama

Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:09 WIB

Berita utama

Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:58 WIB