Tahun depan : Transpakuan Bogor Hanya Operasikan 2 Koridor

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 16:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sejumlah armada BisKita Trans Pakuan, Kota Bogor.

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Pengelolaan Biskita Transpakuan Bogor oleh Pemkot Bogor mulai tahun depan akan berdampak signifikan pada operasional. Anggaran Rp10 miliar hanya cukup untuk menjalankan dua dari empat koridor yang ada.

Koridor 1 dan 2 Jadi Prioritas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa koridor 1 dan 2 akan menjadi prioritas, mempertimbangkan pertumbuhan penumpang yang signifikan. “Kami masih menyusun skema terbaik agar pelayanan tetap optimal sesuai anggaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Praktek Pelangsiran Pertalite di SPBU Pelangsian, Pertamina Belum Berikan Klarifikasi

Koridor Lain Dihentikan Sementara

Koridor 5 dan 6 akan berhenti beroperasi sementara waktu. Pengoperasian kembali bergantung pada tambahan anggaran di masa mendatang. “Mudah-mudahan operasional bisa dilanjutkan,” tambah Marse.

Pertumbuhan Penumpang Positif

Selama tiga tahun, data BPJT menunjukkan tren positif. Dari September 2023 hingga September 2024, jumlah penumpang di koridor 1 naik 18,33%, dari 69.920 menjadi 82.736 orang. Koridor 2 tumbuh 27,18%, dari 100.326 menjadi 127.590 orang. Di koridor 5, jumlahnya meningkat 16,52%, dari 54.442 menjadi 63.436 penumpang. Sementara itu, koridor 6 mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 48,25%, dari 20.068 menjadi 29.750 penumpang.

Baca Juga :  Kombes Pol Suhasto Pimpin Sertijab Kasubdit V IKNB Dittipideksus Bareskrim Polri

Biaya Operasional Terbatas

Untuk mengoperasikan empat koridor dengan 49 bus, dibutuhkan dana Rp58 miliar. Namun, keterbatasan anggaran membuat Dishub harus menyesuaikan layanan. “Kami akan menyesuaikan rute, jumlah koridor, atau bus berdasarkan kemampuan keuangan daerah,” jelas Marse.

Dengan kondisi ini, Pemkot Bogor harus mengatur strategi agar layanan Biskita tetap berjalan meski dalam keterbatasan anggaran.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
Pria Asal Muara Kintap Diduga Hilang Terjatuh Dari Kapal Putra Bugis di Laut Jawa
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:56 WIB

Pria Asal Muara Kintap Diduga Hilang Terjatuh Dari Kapal Putra Bugis di Laut Jawa

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Berita Terbaru