Aturan Baru MotoGP: Penalti Start & Tes Khusus untuk Pembalap Cedera

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 17:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Komisi Grand Prix resmi mengumumkan sejumlah pembaruan aturan yang berlaku mulai segera untuk seluruh kelas Grand Prix, termasuk MotoGP, Moto2 dan Moto3.

Penalti Start Diperketat

Mulai sekarang, setiap pembalap yang keluar dari grid sebelum balapan, wajib memulai warm up lap dari pit lane, kembali ke posisi grid semula, lalu menjalani double long lap penalty. Ketentuan ini berlaku juga untuk pembalap yang tidak masuk grid sejak awal.

Jika pembalap tak ikut warm up lap, maka harus start dari pit lane. MotoGP tetap mengizinkan penggantian motor, sementara batas maksimal 10 pembalap start dari pit lane masih berlaku.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Wakapolda, 2 Pejabat Utama dan Kapolres Seruyan

Aturan ini menghapus perbedaan antara alasan teknis atau ganti ban saat hujan, demi menyederhanakan sistem dan mempermudah pemahaman bagi penggemar.

Tes Khusus untuk Pembalap Cedera

Pembalap MotoGP yang cedera dan absen minimal 3 seri atau 45 hari kini boleh melakukan tes menggunakan motor MotoGP. Tes ini tidak wajib dan hanya berlaku di lintasan yang diizinkan berdasarkan aturan konsesi pabrikan.

Tes dilarang dilakukan dalam 8 minggu sebelum Grand Prix berlangsung di sirkuit yang sama. Hanya 3 set ban yang diperbolehkan dan akan masuk kuota tes tim pabrikan.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Balita di Kebayoran Lama, Dua Orang Diamankan

Larangan Tes Motor Spesifikasi 2027

Para pabrikan sepakat untuk tidak mengetes motor spek 2027 selama musim 2025. Tes baru diperbolehkan mulai 17 November 2025, setelah musim berakhir.

Batas Wildcard Moto2 dan Moto3

Untuk mendorong pembalap mengejar entri permanen, wildcard kini dibatasi hanya 3 kali per pembalap dan per tim di Moto2 dan Moto3. Ini bertujuan mengurangi penggunaan wildcard sebagai strategi utama.

SupersemarNewsTeam
Sumber : motogp.com
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru