Bogor Dikepung Bencana, Longsor Tewaskan Sejumlah Warga

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 06:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Petugas BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi jenazah korban longsor di Kecamatan Megamendung, menyusul bencana alam yang melanda wilayah tersebut akibat hujan deras.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Hujan deras sejak Sabtu (5/7/2025) sore hingga malam memicu bencana alam di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Total 11 kecamatan terdampak banjir, longsor, dan angin kencang.

18 Kejadian Bencana Dilaporkan

Menurut Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, hingga Minggu dini hari tercatat 18 kejadian bencana. Rinciannya: 12 longsor, 4 banjir, dan 1 angin kencang.

“Paling terdampak Kecamatan Cisarua dan Megamendung,” ujar Andi, Minggu (6/7/2025).

Di Cisarua, longsor di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, menelan lima korban. Tiga jenazah sudah ditemukan tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI/Polri, dan relawan.

Baca Juga :  Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sementara di Megamendung, tanah longsor menimpa Kampung Rawa Sedak. Korban tewas, Muhammad Resa (22), merupakan santri asal Desa Sukataria, Karang Tengah, Kabupaten Cianjur. Jenazah telah dipulangkan ke rumah duka.

Baca Juga :  Jual Obat Keras Daftar G, Seorang Pria Diamankan Satres Narkoba Polres Jakbar

Tanggap Darurat Dipercepat

BPBD mempercepat evakuasi korban dan distribusi logistik ke lokasi terdampak. Warga diminta tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait hujan lebat dan angin di wilayah Jawa Barat hingga awal pekan depan.

Baca juga: Kadis PUPR Tangani Kawasan Kumuh di Bogor

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru