
SupersemarNews – Momen Ramadhan yang dinanti- nantikan adalah saat berbuka puasa atau iftar.
Iftar adalah makan malam yang disantap oleh umat Muslim setelah matahari terbenam selama bulan Ramadhan. Makanan ini memiliki makna yang sangat penting dalam Islam karena menandai akhir dari puasa harian.
Ada suatu daerah di kawasan Nassar City tepat di Hay Asyir Mustallas, Badzar Ramadhan Masisir , dimana terdapat sejumlah TKW/ WNI Pelajar/ mahasiswa yang belajar di Kairo Mesir , mereka berkumpul disana untuk membeli makanan untuk berbuka puasa, banyak warga Indonesia yang jualan makanan Indonesia seperti cendol , sanggar, mendoan atau lumpia dan makanan tradisional lainnya.
“Ada sebuah kios yang namanya warung Celebes di situ ramai sekali yang membeli makanan mungkin karena harganya murah dan banyak variasinya,” Kata Vidi di Mesir pada Kamis (27/3/2025).
Iftar tidak hanya sekedar makan malam, tetapi juga merupakan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan teman, memperkuat ikatan sosial, dan memperdalam rasa syukur dan keimanan.
Selama di Kairo Mesir Vidi menyatakan ada beberapa kali bukber bersama rekan teman kolega yang mukim di Kairo mesir ini, antara lain keluarga Ust. illa dari Bima dan keluarga Ust. Ali dari Jakarta, mereka tergabung dalam suatu perusahaan bergerak di bidang dakwah/ pendidikan juga Agen travel Umroh/ Haji yang bernama Helwa Group.
Yang lebih berkesan dan monumental ketika mendengarkan Tausiyah dan bertemu langsung Ustadz Yuana Fitri kandidat doktor dari universitas Al Azhar Mesir.

“Dalam kesempatan yang sama bertemu kawan- kawan dari seluruh Indonesia, terutama Ananda Hadin , Jafar , Dila Aqila , Fikri dan Jibril yang berasal dari Kaltim, sehingga suasana nya seperti ada di Samarinda saja, bukan di luar negeri, begitulah momen indahnya kebersamaan Ramadhan walaupun jauh di negeri orang,”tutup Vidi.(Abdulloh Hakim)
