Gustika Yusuf, cucu Bung Hatta, mengenakan kebaya hitam dan batik slobog di Istana Merdeka sebagai simbol duka sekaligus kritik terhadap pemerintah Prabowo-Gibran.

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta, 17 Agustus 2025 – Cucu Wakil Presiden RI pertama, Muhammad Hatta, yakni Gustika Fardani Yusuf, menjadi sorotan usai mengkritik pemerintahan Prabowo SubiantoGibran Rakabuming dalam perayaan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta. Kritik keras itu ia lontarkan tepat di momen sakral peringatan kemerdekaan, Minggu (17/8).

Kritik di Istana Merdeka

Dalam acara yang turut menghadirkan seluruh anak dan cucu Presiden serta Wakil Presiden RI, Gustika mengenakan kebaya hitam dengan batik slobog. Pilihan busana tersebut bukan tanpa makna.

Menurut tradisi Jawa, batik slobog biasanya dipakai dalam prosesi pemakaman sebagai simbol duka, pelepasan, dan doa. Gustika menegaskan, sikap berkabungnya bukan tanda keputusasaan, melainkan cara jujur menatap sejarah pelanggaran HAM di Indonesia.

“Rakyat Indonesia kini dipimpin presiden penculik dan penjahat HAM dengan wakil anak haram konstitusi. Militarisasi kian merasuk ke ruang sipil dan hak-hak rakyat,” ucap Gustika dengan lantang.

Hidup Sederhana, Bukan Dinasti

Meski cucu proklamator, Gustika Yusuf menolak hidup dengan privilese keluarga. Ia menegaskan tetap bekerja sebagai karyawan biasa, menyewa kos, dan menggunakan ojek online untuk ke kantor.

Menurutnya, pilihan hidup sederhana ini selaras dengan cita-cita Bung Hatta yang menolak dinasti politik dan menekankan pentingnya integritas.

“Meski hidup sederhana, saya tidak pernah mengemis ke orang tua untuk pekerjaan. Kemerdekaan diperjuangkan bukan demi keluarga, melainkan untuk rakyat,” ujarnya.

Pendidikan Tinggi Dunia

Selain dikenal vokal, Gustika juga menempuh pendidikan tinggi di universitas ternama dunia. Ia tercatat pernah mengikuti kursus singkat di Oxford University dengan fokus pada studi internasional dan keamanan.

Kritisnya sikap Gustika juga dipengaruhi oleh didikan ibunya, Halidal Nulia Hatta, serta neneknya, Rahmi Hatta, yang menolak anak-anaknya merugikan negara.

Momen Perdana Prabowo

Perayaan HUT ke-80 RI ini merupakan kali pertama Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara sejak dilantik. Ia membacakan teks proklamasi, sementara Wakil Presiden Gibran tampil bersama istri dan dua anaknya dalam balutan baju adat Gayo Aceh Tengah.

Acara ini juga dihadiri oleh mantan wakil presiden terdahulu beserta keluarga mereka, menambah khidmat upacara pengibaran bendera merah putih di halaman Istana Merdeka.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki
SanggaBuana