
Para anggota IWAPI Kabupaten Bogor tampil kompak memainkan angklung dalam balutan busana seragam khas, membuktikan bahwa musik tradisional bisa menjadi sarana ekspresi sekaligus pengasah otak kanan.
SUPERSEMAR NEWS – Ibu-ibu IWAPI Kabupaten Bogor aktif menjaga kesehatan mental dan kreativitas melalui seni musik, khususnya angklung dan qasidah. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mengasah otak kanan mereka.
Angklung Jadi Sarana Terapi dan Hiburan
Di tengah tekanan dunia usaha, para anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bogor rutin berlatih angklung dua kali sebulan. Mereka membentuk grup musik yang kerap tampil di berbagai acara, mulai dari kegiatan pemerintah daerah hingga event organisasi kewanitaan.
“Angklung dan qasidah jadi obat penghibur diri sekaligus mengasah otak kanan kami,” ujar Ketua IWAPI Bogor, Inne Roswianita, Kamis, 31 Juli 2025.
Menurutnya, meskipun jadwal mereka padat sebagai pengusaha dan ibu rumah tangga, para anggota tetap komitmen berlatih dan tampil kapan pun dibutuhkan.
Bermusik dengan Hati dan Kolaborasi
Pelatih angklung, Lita Wahyuni, menjelaskan bahwa meski usia para pemain tidak muda lagi, mereka mampu memainkan lagu dari berbagai genre dengan cepat. Kuncinya, kata Lita, adalah menikmati dan menghayati lagu.
“Kami selalu bermain musik dengan hati dan terbuka untuk kolaborasi dengan paduan suara atau musisi lain,” jelasnya.
Transisi dari Usaha ke Kesenian
Aktivitas ini menunjukkan bahwa pelaku usaha perempuan tak hanya fokus pada dunia bisnis saja, tetapi juga menjaga keseimbangan hidup melalui seni. IWAPI Bogor pun siap menjadi contoh bagi komunitas lain dalam membangun solidaritas dan semangat positif di tengah tantangan ekonomi.
Reporter: R/Rifay Marzuki
SanggaBuana
