Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Jabar, 168 Rumah Dibangun

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sambutan saat acara silaturahmi Ramadan di Kepolisian Daerah Jawa Barat, menyoroti keberhasilan program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang digagas bersama Dedi Mulyadi, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Tentara Nasional Indonesia untuk membantu masyarakat kurang mampu di Jawa Barat. (Foto: Humas Polri)

SUPERSEMAR NEWS – BANDUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang digagas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polda Jawa Barat, dan Kodam III/Siliwangi.

Program tersebut dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil sekaligus menjadi langkah konkret dalam menjawab harapan publik terhadap institusi kepolisian.

Apresiasi tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Dalam sambutannya, Kapolri secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, serta Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih yang dinilai berhasil membangun sinergi lintas institusi dalam menghadirkan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur, Kapolda, dan Pangdam yang terus bersinergi menghadirkan program yang menyentuh masyarakat kelas bawah yang membutuhkan,” ujar Sigit.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Dedi Mulyadi, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat, dan Tentara Nasional Indonesia menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan Polri untuk Masyarakat di Jawa Barat, sekaligus menegaskan komitmen sinergi pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam program sosial seperti pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu. (Foto: Humas Polri)

Program Rutilahu: Bukti Polri Mendengar Aspirasi Masyarakat

Kapolri menegaskan bahwa program pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, program tersebut juga menjadi refleksi perubahan pendekatan Polri yang semakin berorientasi pada pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.

Menurut Sigit, institusi Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu memahami dan merespons kebutuhan sosial masyarakat.

Dengan kata lain, kepolisian perlu hadir tidak hanya dalam situasi penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu menyelesaikan persoalan kemanusiaan dan kesejahteraan.

“Polri harus mampu mendengar aspirasi masyarakat sehingga kehadiran institusi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri hanya dapat dibangun melalui kerja nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  403 Calon Tamtama Ikuti Sidang Sub Panpus, TNI AD Siapkan Prajurit Berkualitas

Program Rutilahu menjadi salah satu contoh konkret bagaimana kepolisian bersama pemerintah daerah dan TNI dapat menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial yang selama ini dihadapi masyarakat.

168 Rumah Dibangun untuk Warga Jawa Barat

Dalam laporan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 168 unit rumah tidak layak huni telah dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Adapun rincian pembangunan tersebut meliputi:

  • 67 unit rumah telah selesai dibangun
  • 101 unit rumah masih dalam proses pembangunan

Program ini menyasar keluarga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak, mulai dari bangunan rapuh, atap bocor, hingga fasilitas sanitasi yang tidak memadai.

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat tinggal di hunian yang lebih sehat, aman, dan manusiawi.

Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.

Sinergi Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri

Program pembangunan rumah tidak layak huni di Jawa Barat tidak hanya menjadi program sosial biasa.

Lebih dari itu, program ini merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dapat menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi model pembangunan sosial yang efektif, karena melibatkan berbagai elemen negara dalam satu tujuan bersama.

Dalam konteks pembangunan daerah, sinergi seperti ini juga penting untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kolaborasi lintas institusi memungkinkan pelaksanaan program berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Kapolri pun menilai langkah yang dilakukan di Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Polri Dorong Stabilitas Nasional di Tengah Gejolak Global

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Peredaran 458 Cartridge Pods Berisi Etomidate di Kelapa Gading

Ia menyinggung meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan dunia.

Menurut Sigit, kondisi global tersebut menuntut seluruh elemen bangsa untuk menjaga solidaritas dan persatuan.

“Situasi global yang kita hadapi membutuhkan kebersamaan dan persatuan. Itu adalah kunci utama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Tanpa keamanan yang stabil, berbagai program pembangunan tidak akan dapat berjalan secara optimal.

Ketahanan Pangan dan Energi Jadi Prioritas Nasional

Selain isu stabilitas keamanan, Kapolri juga menyinggung sejumlah program strategis nasional yang saat ini menjadi prioritas pemerintah.

Di antaranya adalah program ketahanan pangan dan ketahanan energi yang dinilai sangat penting dalam menghadapi dinamika global.

Menurut Sigit, kedua program tersebut harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, termasuk aparat keamanan.

Ia menegaskan bahwa Polri siap mengawal berbagai program pemerintah agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Program ketahanan pangan dan energi harus kita kawal bersama sebagai bagian dari upaya menghadapi dinamika global,” ujarnya.

Dengan demikian, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan keberhasilan program pembangunan nasional.

Pembangunan Sosial Jadi Kunci Kesejahteraan

Program pembangunan rumah tidak layak huni yang dilakukan di Jawa Barat juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sosial yang lebih luas.

Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur besar seperti jalan atau jembatan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti hunian yang layak.

Rumah yang layak huni memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat.

Selain memberikan kenyamanan, rumah yang sehat juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan produktivitas keluarga.

Oleh karena itu, program seperti ini dinilai sangat penting untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan kepada anak yatim dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan Polri untuk Masyarakat yang digelar di Kepolisian Daerah Jawa Barat, sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan masyarakat di Jawa Barat. (Foto: Humas Polri)

Harapan Baru bagi Masyarakat Kecil

Bagi masyarakat penerima manfaat, program Rutilahu membawa harapan baru.

Banyak keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan kini dapat menikmati hunian yang lebih layak dan aman.

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada kondisi fisik tempat tinggal, tetapi juga memberikan rasa aman dan meningkatkan martabat keluarga.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, program pembangunan sosial seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Program pembangunan rumah tidak layak huni menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Polri dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, program serupa diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Dengan demikian, kehadiran negara melalui aparatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru