Kisah lansia pertama yang jadi penerima CKG di Puskesmas Tanah Abang

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi program prioritas pertama di bidang kesehatan yang dijalankan diinisiasi oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat Indonesia bisa semakin peduli kesehatannya.

Salah satu orang yang menanti-nantikan program ini ialah seorang lanjut usia (lansia) bernama Vumishar Saut yang pada 9 Februari 2025 merayakan hari ulang tahunnya yang ke-63.

Ditemui di salah satu puskesmas perintis program CKG di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, Vumishar sangat antusias dan menanti-nanti berjalannya program ini.

“Program ini sangat berkesan, menolong rakyat kecil. Kalau kita (cek kesehatan) sendiri kan biayanya lumayan gitu kan,” kata pria yang akrab disapa Saut ini.

Baca juga: Cek Kesehatan Gratis, program jaga semua rakyat Indonesia makin sehat

Kepada awak media, Saut bercerita dengan penuh antusias ternyata ia adalah orang pertama yang menjadi penerima manfaat CKG di Puskemas Tanah Abang.

Ia mengaku sebelum diberitahukan tanggal dimulainya program ini, dirinya setiap hari menyambangi fasilitas kesehatan terdekat dari rumahnya itu untuk memastikan realisasi program ini.

Bak gayung bersambut, ternyata sehari setelah ulang tahunnya dirayakan program ini dirilis kepada publik.

Saking antusiasnya, pria yang tinggal di sekitar Bendungan Hilir itu sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB untuk mendaftar program CKG.

Meski tak mahir menjajal teknologi, proses pendaftaran CKG yang membutuhkan aplikasi “Satu Sehat Mobile” tidak dirasa sulit bagi Saut.

Baca juga: Program CKG menyasar 281 juta rakyat Indonesia

“Di usia saya sekarang ya jelas agak gaptek, tapi saya tadi dibantu sama sekuriti jadi tidak susah,” katanya.

Tak butuh waktu lama baginya melakukan pendaftaran, dengan segera Saut diarahkan untuk mengurus administrasi di jalur khusus CKG untuk kemudian diarahkan ke area pemeriksaan.

Vumishar Saut (63) saat menjalani pemeriksaan aktivitas fisik sebagai bagian dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang perdana dilakukan di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2025). ANTARA/Livia Kristianti/aa.

Menurutnya, seluruh pemeriksaan yang dilakukannya tak terasa sulit dan memakan waktu sekitar 60 menit.

Dari pemeriksaan yang dijalaninya, Saut mengatakan tenaga medis memberikan keterangan bahwa dirinya cukup sehat, namun memang dibutuhkan pemeriksaan lanjutan di laboratorium agar pemeriksaan kesehatannya bisa seluruhnya dipenuhi.

Saut pun berharap program CKG itu dapat terus dilanjutkan karena dapat membantu rakyat kecil.

“Saya harap program ini dilanjutkan, jadi membantu rakyat kecil. Jadi janjinya Prabowo sangat bagus sekali, menolong rakyat kecil,” ucapnya.

Saut adalah satu dari 280 juta masyarakat yang disiapkan menjadi penerima manfaat program CKG.

Baca juga: Pj Gubernur DKI minta sosialisasi program CKG perlu ditingkatkan

Program CKG yang diresmikan mulai Senin (10/2) untuk berlaku secara nasional sebagai program prioritas di bidang kesehatan sejalan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Program ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai kegiatan preventif.

Sehingga dengan demikian masyarakat tidak lagi melakukan pemeriksaan kesehatan hanya bila merasa sakit yang parah untuk pengobatan tapi juga bisa mencegah penyakit sejak dini.

(Antara)( SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!
Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap
Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?
Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS
Emma Rivilla Dan Relawan Gabungan Bersihkan Sampah Usai Lomba Dayung HSU 2026
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Jumat, 11 September 2026 - 14:09 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!

Jumat, 4 September 2026 - 09:26 WIB

Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 07:29 WIB

Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS

Berita Terbaru

Berita

Kebakaran Ruko Bogor Hanguskan 3 Ruko, Diduga Korsleting!

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:41 WIB

Berita utama

Dua Pencuri Perangkat Tower Telkomsel di Kotim Diringkus Polisi

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:11 WIB

Berita utama

Tak Kenal Waktu, Relawan HKT Gempur Karhutla di Palangka Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:08 WIB