
“Indonesia harus jadi yang terdepan dalam uji klinis vaksin TBC — demi rakyat, demi masa depan.”
– Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI
SUPERSEMAR NEWS – BOGOR – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap ia dipanggil Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (14/5) pagi, usai kunjungan Bill Gates. Gibran menyoroti maraknya kasus tuberkulosis (TBC) di lingkungan sekitarnya yang belum terdeteksi.
“Pak Wapres bilang, banyak tetangganya kena TBC karena tak terdeteksi,” kata Budi saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Senayan.
Vaksin TBC Bill Gates Diujicoba di Indonesia
Budi menjelaskan, vaksin TBC M72 yang didanai Bill Gates kini memasuki uji klinis fase 3 di Indonesia. Ia menyebut Indonesia semula tak termasuk daftar lokasi uji, namun Kemenkes berhasil melobi agar bisa ikut serta.
3 Keuntungan Indonesia Jadi Lokasi Uji Klinis
Menurut Budi, ada tiga keuntungan Indonesia ikut uji klinis:
- Pasien yang divaksin bisa kebal terhadap TBC.
- Peneliti lokal akan berkembang jadi ahli vaksin.
- Indonesia berpeluang mendapat transfer teknologi vaksin.
“Itulah kenapa kami dorong Indonesia masuk uji klinis ini,” ujar Budi.
BPOM Pastikan Vaksin Aman dan Bermanfaat
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, memastikan vaksin TBC M72 aman karena sudah lolos uji preklinis, toksisitas, dan keamanan internasional.
Ia menilai vaksin ini penting karena Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam kasus TBC. Data 2023 mencatat lebih dari 1 juta kasus, dengan 125.000 kematian.
“Masyarakat Indonesia akan jadi penerima pertama vaksin ini,” jelas Taruna.
Cegah TBC Resistan Obat
Taruna menambahkan, vaksin ini juga bisa mencegah TBC resistan obat yang kini banyak ditemukan di Indonesia. Ia memastikan izin uji klinis telah diterbitkan berdasarkan kajian saintifik yang ketat.
“Dengan dasar ilmiah, uji klinis ini aman dan bermanfaat,” tegasnya.
SupersemarNewsTeam
SanggBuana
