Menko Polkam Tegaskan Menwa Pilar Strategis Pertahanan Semesta

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Di hadapan para anggota Menwa yang memenuhi aula berwarna ungu dengan nuansa disiplin khas korps, Menko Polkam menegaskan pentingnya peran Menwa sebagai garda strategis dalam pertahanan semesta.

SUPERSEMAR NEWS — JAKARTA.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI Djamari Chaniago menegaskan kembali posisi Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai organisasi strategis dalam struktur Pertahanan Rakyat Semesta. Penegasan ini disampaikan saat ia membuka Musyawarah Nasional ke-IX Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) di Jakarta, Sabtu (22/11/2025).

Dalam paparannya, Menko Polkam menguraikan bahwa kemampuan Menwa membangun disiplin, karakter kebangsaan, serta mental bela negara menjadikannya elemen penting dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi muda yang memahami dinamika geopolitik modern dan siap berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas negara.

“Pertahanan negara bukan eksklusif untuk militer. Ini tugas seluruh rakyat. Menwa memiliki peran strategis karena membentuk disiplin, wawasan kebangsaan, dan karakter kepemimpinan sejak dini,” tegasnya.

Peran Global Generasi Muda Disorot: Menwa Pernah Ikut Misi Perdamaian

Dalam forum tersebut, Menko Djamari juga membagikan pengalaman pribadinya ketika menjalankan misi perdamaian internasional. Ia menuturkan bahwa mahasiswa Indonesia, melalui satuan yang terlatih, pernah terlibat sebagai Satuan Batalyon dalam operasi penjaga perdamaian.

Pernyataan ini memberikan penegasan bahwa kapasitas generasi muda Indonesia diakui di tingkat global, sekaligus menunjukkan bahwa Menwa memiliki potensi kontribusi pada isu keamanan internasional.

“Ini bukti bahwa generasi muda mampu memikul tanggung jawab global. Mereka bukan hanya penggerak perubahan, tetapi juga aktor keamanan yang dihormati di luar negeri,” ujar Menko Polkam.

Baca Juga :  Kabar Duka Kamil Razak, Rektor Unla: Supersemar News Berduka

Paparan tersebut memperluas perspektif bahwa pertahanan modern tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat terdidik.

Semangat Pengabdian Tak Mengenal Usia: IARMI Diminta Tetap di Barisan Terdepan

Menko Polkam juga menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan pengabdian lintas generasi. Ia menekankan bahwa pengalaman para senior, nilai perjuangan, dan kebijaksanaan harus menjadi aset bangsa, bukan hanya sejarah.

“Usia tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi semangat. Negara membutuhkan pengalaman dan visi panjang dari para senior untuk melengkapi semangat para kader muda,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa IARMI harus tetap menjadi teladan bagi generasi berikutnya dalam membina disiplin, menguatkan identitas kebangsaan, serta menjaga arah perjuangan organisasi.
Perbedaan pendapat di internal organisasi juga diingatkan agar tidak mengarah pada fragmentasi.

“Perbedaan itu wajar, tetapi tidak boleh memecah belah. IARMI harus menjaga persatuan dan menjadi jangkar moral bagi Menwa,” katanya.

Ajakan Menggelar Apel Besar: Eksistensi Menwa Harus Terlihat Nyata

Untuk menegaskan posisi IARMI dan Menwa di tengah masyarakat, Menko Polkam meminta diselenggarakannya Apel Besar IARMI.
Kegiatan ini dinilai mampu menunjukkan eksistensi nyata organisasi sekaligus memperkuat kembali citra Menwa sebagai elemen strategis pertahanan nasional.

Menurutnya, apel besar bukan sekadar seremonial, tetapi momentum konsolidasi, pelatihan, dan penguatan komitmen kader yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Djoko Siswanto dan Nasruddin Tueka Dorong Akselerasi Migas

Ia menambahkan bahwa karakter disiplin dan cinta tanah air yang dibangun Menwa sangat relevan menghadapi ancaman modern seperti disinformasi, perang informasi, ancaman non-militer, dan tekanan geopolitik global.

“Menwa harus siap menghadapi ancaman baru. Dunia berubah cepat, dan kita perlu generasi yang disiplin, berkarakter, serta siap memimpin,” tegasnya.

Menwa dalam Konteks Pertahanan Modern

Dalam penjelasan panjangnya, Menko Djamari juga memaparkan sejumlah tantangan besar yang kini membayangi pertahanan nasional:
• ancaman siber dan informasi,
• intensitas kompetisi antar-negara,
• pengaruh ideologi transnasional,
• ketidakpastian ekonomi global,
• dan sebaran hoaks yang melemahkan kohesi bangsa.

Ia menegaskan bahwa Menwa dan IARMI harus diposisikan sebagai pilar strategis untuk memperkuat ketahanan nasional secara non-militer.
Keduanya dianggap mampu menjadi penghubung antara dunia pendidikan, masyarakat sipil, dan struktur pertahanan negara.

Dengan kapasitas literasi kebangsaan, kemampuan disiplin, serta jejaring alumni yang luas, Menwa diyakini dapat menjadi kekuatan sosial yang berpengaruh dalam membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki wawasan strategis.

Pemerintah Minta Menwa Tidak Menyimpang dari Jati Diri

Di akhir paparannya, Menko Polkam meminta agar Menwa dan IARMI tetap konsisten menjaga jati diri sebagai organisasi pembina kedisiplinan, karakter kebangsaan, serta bela negara.
Ia mengingatkan agar organisasi tidak terjebak pada kepentingan politik praktis atau gesekan internal.

“Organisasi ini harus menjadi garda terdepan dalam penguatan karakter bangsa. Fokus pada pembinaan, jangan menyimpang dari nilai perjuangan,” tegas Menko Polkam.

Dengan pernyataan tersebut, pemerintah menegaskan kembali urgensi Menwa sebagai bagian integral dalam Pertahanan Rakyat Semesta yang adaptif, inklusif, dan strategis di era kompetisi global.***(SB)

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru