Penyebab kaki bengkak selama perjalanan mudik dan cara mencegahnya

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Andhika Respati Sp.KO menjelaskan bahwa perjalanan mudik yang cukup panjang dapat berisiko membuat kaki menjadi bengkak.

“Kaki bengkak ini sebenarnya karena sirkulasi (darah)-nya yang tertahan. Yang membuat bengkak itu karena cairan dari pembuluh darah itu berkumpul di kaki,” kata Andhika kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Andhika mengatakan ketika seseorang duduk dalam durasi yang cukup lama, betis mengalami kondisi yang cukup statis. Pada masyarakat yang melakukan mudik, betis statis lebih banyak terjadi pada para penumpang yang tidak menyetir.

Berbeda dengan pihak yang bertugas menyetir kendaraan yang masih mendapatkan sedikit gerakan karena memainkan gas, rem dan kopling.
Baca juga: IDAI beri rekomendasi mudik sehat bersama anak-anak

“Makanya kenapa untuk bisa membuat darah itu kembali berputar ke jantung, itu diperlukan kontraksi yang cukup terjaga dari otot-otot betis,” kata dokter yang menamatkan pendidikannya di Universitas Indonesia itu.


Sebagai bentuk pencegahan, Andhika menganjurkan masyarakat yang mudik untuk berhenti setiap satu sampai dua jam sekali untuk bangkit dari duduk dan melakukan peregangan tubuh.

Masyarakat juga bisa membuat tubuh jadi rileks kembali dengan sekadar berjalan kaki di tempat pemberhentian.

“Tapi kalau mudik setiap satu atau dua jam harus berhenti kan agak “PR” ya, jadi memang disarankan maksimal itu empat jam (sekali berhenti). Jadi kalau kita melihat juga imbauan pemerintah juga kan setiap empat jam sekali harus istirahat sebenarnya,” ujar Andhika.

Dalam kesempatan itu, Andhika mengingatkan sangat penting untuk melakukan peregangan karena darah membutuhkan terus membutuhkan sirkulasi, sehingga dapat teralirkan dengan baik ke setiap organ-organ dalam tubuh.

“Karena untuk mengalirkan darah kan perlu gerakan yang sifatnya dinamis ya, seperti berjalan kaki,” kata dia.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya
BPOM Bongkar 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Parasetamol hingga Penggemuk Badan
Keracunan MBG SMA 2 Kudus Terungkap, Soto–Sambal Positif E Coli
Manfaat Daun Kenikir: Khasiat Alami yang Terbukti Ilmiah
Kemenko Polkam Tekankan Rehabilitasi sebagai Kunci Atasi Narkoba
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:40 WIB

Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:13 WIB

BPOM Bongkar 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Parasetamol hingga Penggemuk Badan

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB