Purbaya Ungkap Jual Beli Jabatan di Bekasi, Minta Pemda Segera Berbenah

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan mengungkap temuan kasus jual beli jabatan di Bekasi, Jawa Barat, dan proyek fiktif di Sumatera Selatan.
Menurut Purbaya, praktik ini menunjukkan bahwa reformasi tata kelola pemerintahan daerah masih jauh dari kata selesai.

Kasus Bekasi dan Proyek Fiktif Jadi Sorotan

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 di Kementerian Dalam Negeri, Senin (20/10), Purbaya menyebut sejumlah kasus korupsi masih marak di berbagai daerah.

“Data dari KPK juga mengingatkan kita bahwa dalam tiga tahun terakhir, masih banyak kasus di daerah. Ada suap audit BPK di Sorong dan Meranti, jual beli jabatan di Bekasi, sampai proyek fiktif BUMD di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Purbaya menilai kondisi ini menandakan reformasi tata kelola belum tuntas, meski berbagai program pengawasan dan evaluasi telah dijalankan oleh pemerintah pusat.

Purbaya Desak Pemda Perbaiki Tata Kelola dan Anggaran

Dalam forum itu, Purbaya meminta seluruh pemerintah daerah untuk segera memperbaiki sistem keuangan publik, termasuk disiplin anggaran dan transparansi laporan keuangan.

“Coba tolong perbaiki dua triwulan ke depan deh, jadi saya bisa ngomong ke atas. Untuk saya yang penting adalah ekonominya bergerak dan merata, bukan hanya di pusat saja,” tegasnya.

Ia mengungkapkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024, di mana skor integritas nasional hanya mencapai 71,53, masih di bawah target 74.
Sebagian besar pemerintah daerah masih berada di zona merah, dengan skor rata-rata provinsi 67 dan kabupaten 69.

Baca Juga :  Dua Pria di Banjarmasin Ditangkap Diduga Bawa Ratusan Obat Zenith dan Sajam

Transparansi dan Integritas Kunci Kepercayaan Publik

Purbaya menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi penting dalam mengelola anggaran publik. Ia menilai, pemerintahan yang bersih akan memperkuat kepercayaan publik dan menarik arus investasi daerah.

“Kalau kita kelola uang publik dengan hati-hati, cepat, dan bertanggung jawab, ekonomi daerah akan makin kuat, dan masyarakat makin sejahtera,” kata Purbaya.

Pernyataan ini senada dengan sikapnya sebelumnya yang menyoroti lemahnya disiplin anggaran daerah.

Baca Juga :  Program "Polisi Peduli Pengangguran" di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Reformasi Birokrasi Harus Nyata, Bukan Formalitas

Menurut Purbaya, reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada pergantian pejabat, tetapi harus menyentuh sistem pengawasan dan tata kelola.
Ia mengajak kepala daerah untuk memutus mata rantai korupsi, memperbaiki sistem pengawasan internal, dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Reformasi yang nyata bukan hanya di atas kertas, tapi terlihat dalam cara daerah mengelola uang publik,” tambahnya.

Kesimpulan: Saatnya Pemda Berbenah

Pernyataan keras Purbaya Yudhi Sadewa menjadi peringatan serius bagi seluruh kepala daerah agar segera memperbaiki sistem keuangan dan administrasi publik.
Dengan tata kelola yang bersih, ekonomi daerah akan tumbuh lebih merata, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki
Sumber: Kementerian Keuangan RI, KPK RI, Kemendagri

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Bentuk Relawan Kampung Bersih Narkoba, Polresta Banjarmasin: Sinergi Cegah Narkotika
Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan The Jakmania, Perkuat Komunikasi untuk Sepak Bola yang Kondusif
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:06 WIB

Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 23:02 WIB

Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba

Berita Terbaru