Revitalisasi Hibisc Puncak: Dedi Mulyadi Tanam Pohon & Gandeng ITB Evaluasi Tata Ruang

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Momentum ini tepat, lagi banjir. Kita harus bencana dulu baru sadar,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berdialog dengan perwakilan Walhi Jawa Barat di tengah proses pembongkaran dan penanaman pohon di Hibisc Puncak Bogor.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyegel dan membongkar bangunan ilegal di komplek wisata Hibisc Puncak Bogor. Sebanyak 25 bangunan yang melanggar peraturan tengah dalam proses pembongkaran.

Setelah itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana merevitalisasi lahan dengan menanam pohon hutan. Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat telah menyiapkan 23 ribu bibit pohon untuk ditanam di lahan seluas 23 hektar.

“Seribu pohon per hektar, jadi 23.000 tanaman,” kata Dedi Mulyadi.

Selain itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Adhi Nurul Hadi, memastikan akan menanam tiga jenis pohon endemik, yaitu rasamala, puspa, dan jamuju.

“Yang endemik akan ditanam,” ungkap Adhi.

Dedi Mulyadi menekankan pentingnya menjaga pohon yang sudah ditanam, terutama di tengah kondisi bencana banjir.

“Momentum ini tepat, lagi banjir. Kita harus bencana dulu baru sadar,” ujarnya.

Selanjutnya, Dedi bertemu dengan perwakilan Walhi Jawa Barat saat proses pembongkaran dan penanaman di Hibisc. Dia juga berencana mengundang semua stakeholder di Kabupaten Bogor untuk mengevaluasi tata ruang Jawa Barat.

“Setelah itu, kita akan mengevaluasi tata ruang se-Jawa Barat,” kata Dedi.

Gubernur Dedi menyebut pihaknya akan melibatkan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menganalisis tata ruang Jawa Barat. Hasil riset ini nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah kota dan kabupaten.

“Yang mengerjakan orang ITB. Nanti berdasarkan riset itu, diikuti kabupaten atau kota,” pungkasnya.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Baca Juga :  Upacara 17 September di Mabesau, Kapusgeosau Ingatkan Kesehatan dan Kesiapsiagaan Bencana
Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru