Petugas Tim SAR Gabungan memeriksa serpihan yang diduga bagian badan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (30/12). Serpihan kapal ditemukan terapung saat operasi pencarian korban kapal tenggelam yang masih dinyatakan hilang.

Pencarian Korban Kapal Wisata Labuan Bajo Memasuki Fase Kritis

SUPERSEMAR NEWS – LABUAN BAJO.
Upaya pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, kembali menunjukkan perkembangan penting. Pada hari kelima operasi pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan serpihan badan kapal yang diduga kuat berasal dari kapal wisata tersebut.

Penemuan ini memperkuat indikasi lokasi tenggelamnya kapal sekaligus menjadi petunjuk krusial dalam pencarian tiga korban yang masih dinyatakan hilang. Hingga kini, proses pencarian terus dilakukan secara intensif, baik di laut maupun daratan pesisir Pulau Padar.

Serpihan Kapal Ditemukan Terapung di Perairan Padar

Pada Selasa (30/12) pagi sekitar pukul 08.45 WITA, personel Tim SAR Gabungan menemukan serpihan badan kapal dalam kondisi terapung di sekitar titik lokasi kecelakaan laut.

Serpihan tersebut langsung dievakuasi menggunakan kapal cepat G Komodo milik Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jabalnusra untuk kepentingan identifikasi dan investigasi lanjutan.

Informasi resmi SAR dapat diakses melalui situs Basarnas

Penemuan ini menjadi bukti bahwa arus laut kuat dan cuaca ekstrem diduga berperan besar dalam penyebaran puing-puing kapal.

Operasi SAR Masuk Tahap Penentuan

Seiring penemuan serpihan kapal, operasi pencarian hari kelima kini memasuki tahap krusial. Tim SAR memperluas area pencarian dengan strategi penyisiran laut, penyelaman bawah air, serta penelusuran daratan pesisir Pulau Padar.

Penyelam profesional diterjunkan untuk menyisir beberapa titik yang dicurigai sebagai lokasi bangkai kapal. Proses ini dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan, mengingat arus laut di kawasan Taman Nasional Komodo dikenal sangat kuat dan tidak menentu.

Jenazah Korban Anak Berusia 12 Tahun Ditemukan

Sebelumnya, satu jenazah korban telah ditemukan pada Senin (29/12). Korban diketahui berjenis kelamin perempuan berusia 12 tahun dan telah teridentifikasi secara resmi oleh pihak berwenang.

Jenazah tersebut merupakan bagian dari satu keluarga wisatawan asal Spanyol yang menjadi korban dalam insiden tragis ini.

Hingga kini, tiga korban lainnya masih dalam pencarian, termasuk anggota keluarga korban.

Kronologi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Kapal semi pinisi KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam pada Jumat (26/12) saat berlayar di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kapal tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari:

  • 6 wisatawan asing asal Spanyol
  • 1 pemandu wisata
  • 4 anak buah kapal (ABK), termasuk nakhoda

Saat kejadian, cuaca dilaporkan memburuk secara tiba-tiba, disertai gelombang tinggi dan angin kencang.

Tujuh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Pada hari kejadian, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tujuh orang penumpang dalam kondisi selamat, yakni:

  • Empat ABK termasuk nakhoda
  • Dua wisatawan asing
  • Satu pemandu wisata

Evakuasi dilakukan menggunakan kapal nelayan dan armada SAR yang segera merespons laporan darurat.

Serpihan Kapal Ditemukan Sejak Hari Kedua

Penemuan serpihan kapal bukan kali pertama terjadi. Pada Sabtu (27/12), Tim SAR juga menemukan sejumlah barang milik kapal, antara lain:

  • Potongan badan kapal
  • Tabung gas LPG
  • Life jacket

Namun, hingga kini bangkai utama kapal belum berhasil ditemukan, sehingga pencarian terus diperluas.

Aspek Investigasi dan Keselamatan Wisata Bahari

Insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah kembali menyoroti standar keselamatan wisata bahari di Labuan Bajo, salah satu destinasi super prioritas nasional.

Sejumlah pertanyaan krusial muncul:

  • Apakah kapal telah memenuhi standar kelayakan laut?
  • Apakah prakiraan cuaca telah diperhatikan sebelum berlayar?
  • Bagaimana sistem pengawasan operasional kapal wisata?

Pihak berwenang dipastikan akan melakukan penyelidikan menyeluruh setelah operasi SAR dinyatakan selesai.

Imbauan Keselamatan bagi Wisatawan

Pemerhati keselamatan pelayaran mengimbau wisatawan untuk:

  • Memastikan kapal memiliki izin resmi
  • Menggunakan life jacket selama perjalanan
  • Mematuhi arahan awak kapal
  • Menunda perjalanan saat cuaca ekstrem

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa mendatang.

Penegasan: Operasi SAR Tidak Dihentikan

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan menegaskan operasi pencarian belum dihentikan. Seluruh sumber daya dikerahkan secara maksimal demi menemukan korban yang masih hilang.

Pihak keluarga korban terus mendapatkan pendampingan psikologis dan informasi resmi secara berkala. Informasi tanggap darurat SAR nasional: Basarnas

Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi pengingat keras bahwa keselamatan di laut tidak bisa ditawar. Penemuan serpihan kapal di Pulau Padar membuka harapan baru dalam pencarian korban, sekaligus menjadi dasar penting bagi investigasi lanjutan.

SUPERSEMAR NEWS akan terus menghadirkan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kepentingan publik dan keselamatan bersama.***(SB)

SupersemarNewsTeam