Tom Lembong: Eks Timses Anies Baswedan yang Masuk Rutan Salemba

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong)

SUPERSEMARNEWS.COM JAKARTA – Kejaksaan Agung RI resmi menahan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) pada Selasa malam, 29 Oktober 2024. Penahanan ini dilakukan di Rutan Salemba. Kejagung belum mengungkapkan rincian mengenai alasan penahanan tersebut, tetapi kasus ini menjadi sorotan publik. Tom Lembong sebelumnya dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam dunia perdagangan Indonesia. Penahanan ini diharapkan dapat membawa kejelasan dalam proses hukum yang tengah berlangsung.

Kasus Dugaan Korupsi Impor Beras Thomas Trikasih Lembong
Mantan Co-Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Thomas Trikasih Lembong, dijerat dalam kasus dugaan korupsi impor beras. Lembong, yang pernah menjabat Menteri Perdagangan di era Presiden Jokowi, kini menghadapi masalah hukum. Kasus ini menarik perhatian publik dan menambah daftar isu korupsi di Indonesia. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan korupsi di sektor perdagangan.

Kejaksaan Agung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan tahun 2015-2016. Penetapan ini dilakukan setelah penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cukup. Tom Lembong, yang saat itu menjabat Kepala BPPT, diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara. Kejaksaan akan segera memproses kasus ini ke tahap selanjutnya dan memastikan penegakan hukum berlangsung transparan.

Baca Juga :  Port FC vs Persib: Maung Bandung Menang Dramatis 3-1

Tom Lembong lahir pada 4 Maret 1971 di Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Selama menjabat, Tom fokus pada pengembangan kebijakan perdagangan dan meningkatkan daya saing produk lokal. Kini, ia kembali menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Tom Lembong dilantik sebagai Menteri Perdagangan pada 12 Agustus 2015 di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Rachmat Gobel. Ia menjabat hingga 27 Juli 2016. Selain itu, Jokowi mengangkatnya sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga 23 Oktober 2019. Setelah reshuffle kabinet, Tom mendirikan Consilience Policy Institute yang beroperasi di Singapura.

Tom Lembong mendirikan lembaga pemikir yang mengadvokasi kebijakan ekonomi internasionalis dan reformis di Indonesia. Pada Agustus 2021, saat Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta, ia mengangkat Tom sebagai Ketua Dewan PT Jaya Ancol. Tom adalah pria keturunan Manado yang dibesarkan di Jerman dari usia 3 hingga 10 tahun.

Baca Juga :  Respons Pertamina soal Penyidikan Dugaan Korupsi KSO BUMD Migas Bekasi

Tom Lembong menyelesaikan pendidikan di Regina Pacis, Palmerah, Jakarta, untuk tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Setelah lulus SMA, ia kembali ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, untuk melanjutkan studinya. Keputusan ini menandai langkah baru dalam perjalanan akademisnya.

Tom Lembong menyelesaikan pendidikan tinggi di Harvard University pada 1994, meraih gelar Bachelor of Arts (A.B) dalam arsitektur dan tata kota. Ia sering digambarkan oleh ekonom terkemuka sebagai “otak paling cemerlang di Indonesia.” Pengakuan ini menunjukkan reputasinya yang mengesankan dalam bidangnya.

Tom Lembong, sosok penting di balik layar, menulis beberapa pidato ikonik Presiden Jokowi, termasuk pidato “Game of Thrones” pada pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali 2018 dan pidato “Thanos” di Forum Ekonomi Dunia. Pada Pilpres 2024, Lembong bergabung sebagai tim sukses Anies Baswedan-Muhaimin.

Tom Lembong menjabat sebagai Co-Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Tim Amin). Ia berperan penting dalam strategi pemenangan untuk pasangan calon tersebut.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru