Update Longsor Puncak Bogor: 4 Tewas, 2 Masih Dicari

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim Gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk mengevakuasi korban tanah longsor di kawasan Puncak, Megamendung – Foto: BPBD Kabupaten Bogor.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Bencana longsor di Puncak Bogor kembali menelan korban jiwa. Dari 9 korban, tim gabungan berhasil menyelamatkan 3 orang. Empat korban ditemukan tewas, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Korban Masih Hilang
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menyebut dua korban yang belum ditemukan berasal dari Desa Cipayung Girang, Megamendung dan Desa Cilember, Cisarua. Mereka diduga terbawa arus banjir saat kejadian.

Baca Juga :  Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

“Pencarian melibatkan BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, Satpol PP, dan Dinkes,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).

“Pencarian melibatkan BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, Satpol PP, dan Dinkes,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).

Sebaran Korban dan Lokasi
Megamendung mencatat 4 kejadian longsor, tertinggi dari 11 kecamatan terdampak. Namun, dari sisi jumlah korban, Cisarua paling parah dengan 6 korban tertimbun. Satu santri bernama Muhammad Resa (22) dari Cianjur ditemukan di Kampung Rawa Sedak, Megamendung, dan sudah dibawa ke rumah duka.

Baca Juga :  DANYONPOM 1 MARINIR BERIKAN BIMBINGAN PRAJURIT JELANG PERNIKAHAN

Sementara di Kampung Sukatani, Tugu Utara, Cisarua, 3 dari 6 korban berhasil ditemukan, namun identitas belum lengkap.

Total Bencana di Kawasan Puncak
Hingga Minggu dini hari, BPBD mencatat 18 bencana di kawasan Puncak Bogor: 12 longsor, 4 banjir, dan 1 angin kencang. Wilayah terdampak meliputi Megamendung, Cisarua, Caringin, Cijeruk, Tamansari, Rancabungur, Ciampea, Sukamakmur, Tenjolaya, Ciawi, dan Dramaga.

Kawasan Puncak yang menjadi favorit wisatawan kini menjadi fokus penanganan darurat. BPBD mengimbau warga dan wisatawan tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru