SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Komisi Grand Prix resmi mengumumkan sejumlah pembaruan aturan yang berlaku mulai segera untuk seluruh kelas Grand Prix, termasuk MotoGP, Moto2 dan Moto3.

Penalti Start Diperketat

Mulai sekarang, setiap pembalap yang keluar dari grid sebelum balapan, wajib memulai warm up lap dari pit lane, kembali ke posisi grid semula, lalu menjalani double long lap penalty. Ketentuan ini berlaku juga untuk pembalap yang tidak masuk grid sejak awal.

Jika pembalap tak ikut warm up lap, maka harus start dari pit lane. MotoGP tetap mengizinkan penggantian motor, sementara batas maksimal 10 pembalap start dari pit lane masih berlaku.

Aturan ini menghapus perbedaan antara alasan teknis atau ganti ban saat hujan, demi menyederhanakan sistem dan mempermudah pemahaman bagi penggemar.

Tes Khusus untuk Pembalap Cedera

Pembalap MotoGP yang cedera dan absen minimal 3 seri atau 45 hari kini boleh melakukan tes menggunakan motor MotoGP. Tes ini tidak wajib dan hanya berlaku di lintasan yang diizinkan berdasarkan aturan konsesi pabrikan.

Tes dilarang dilakukan dalam 8 minggu sebelum Grand Prix berlangsung di sirkuit yang sama. Hanya 3 set ban yang diperbolehkan dan akan masuk kuota tes tim pabrikan.

Larangan Tes Motor Spesifikasi 2027

Para pabrikan sepakat untuk tidak mengetes motor spek 2027 selama musim 2025. Tes baru diperbolehkan mulai 17 November 2025, setelah musim berakhir.

Batas Wildcard Moto2 dan Moto3

Untuk mendorong pembalap mengejar entri permanen, wildcard kini dibatasi hanya 3 kali per pembalap dan per tim di Moto2 dan Moto3. Ini bertujuan mengurangi penggunaan wildcard sebagai strategi utama.

SupersemarNewsTeam
Sumber : motogp.com
SanggaBuana