Puluhan aparat bersenjata lengkap berjaga di depan kantor polisi yang rusak akibat lemparan batu dan molotov saat demo ricuh di Jakarta Timur. Foto : Humas Polri

SUPERSEMAR NEWS – JakartaPolri melalui Polres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka perusakan kantor polisi saat demo ricuh pekan lalu. Hingga kini, penyidik masih mendalami peran mereka sekaligus memburu kelompok lain yang terlibat.

Empat Tersangka Diamankan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan Bachriel, S.H., S.I.K., menjelaskan lokasi penangkapan. “Polsek Jatinegara dua orang, Polsek Cipayung satu orang, Polres Metro Jaktim satu orang,” kata Dicky pada Jumat (5/9).

Menurutnya, para tersangka terlibat langsung dalam aksi perusakan dan pembakaran saat kericuhan di kawasan Jakarta Timur. Polisi juga masih mengumpulkan bukti digital untuk memperkuat penyelidikan.

Aksi Meluas Hingga Jakarta Timur

Kericuhan bermula dari aksi massa di DPR RI sejak 25 Agustus 2025 yang menuntut pembubaran parlemen. Selanjutnya, aksi meluas ke wilayah Jakarta Timur, di mana Polres Metro Jaktim dan lima Polsek diserang.

Massa melempari gedung dengan batu dan molotov, lalu membakar puluhan kendaraan dinas serta pribadi. Situasi baru terkendali setelah aparat melakukan pengamanan ketat.

Polisi Terus Buru Pelaku Lain

Polri memastikan proses hukum terhadap para pelaku akan berjalan transparan. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu liar terkait demonstrasi. “Kami akan terus kejar pihak lain yang masih buron,” tegas Dicky.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan aparat untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat kerusuhan.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/Rifay Marzuki