Green Canyon Jadi Pilot Project Destinasi Wisata Dunia

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGANDARAN, Supersemar News – Destinasi wisata Green Canyon di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diproyeksikan menjadi proyek percontohan (role model) destinasi wisata dunia. Lokasi ini dinilai memiliki daya tarik alam yang kompetitif untuk bersaing di level internasional.

Green Canyon menawarkan keunikan panorama berupa aliran sungai berwarna hijau yang diapit batuan stalaktit dan stalagmit. Keasrian kawasan ini semakin lengkap dengan keberadaan air terjun abadi di celah bebatuan. Namun, aktivitas wisata saat ini masih menyisakan persoalan lingkungan, terutama polusi residu bahan bakar dari mesin perahu konvensional.

Baca Juga :  Jaga Aspirasi, Jaga Jakarta Tetap Nyaman

Pemerintah Daerah setempat kini fokus mewujudkan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pangandaran, Dadan Sugitha, menekankan bahwa pencapaian target tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor.

“Pariwisata berkelanjutan itu kan secara lingkungan, sosial dan ekonomi harus seimbang. Termasuk melibatkan masyarakat didalamnya,” kata Dadan, Selasa (25/8/2026).

Dadan menjelaskan, Green Canyon masuk dalam skema pengembangan destinasi kelas dunia karena potensinya yang besar. Upaya pembenahan akan menyasar aspek kebersihan hingga penggunaan teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga :  Siapa Saja Pemimpin Dunia yang Absen di Sidang Umum PBB ke-81?

“Ya karena meskipun ramai dikunjungi tempatnya masih asri dan tempatnya bisa dipoles dari sisi kebersihan, pengguanaan perahu listrik hingga kompor-kompor yang digunakan pun pakai listrik,” ucapnya.

Saat ini, Green Canyon merupakan satu dari enam destinasi yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran berdasarkan Perbup No 103 Tahun 2023. Transformasi ke arah destinasi premium juga akan mencakup pembenahan manajemen di lapangan.

“Termasuk juga sistem pengelolaan parkirnya, digitalisasi wisata hingga destinasi premium,” katanya.

Sumber : detik.com

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada
Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli
Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau
Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan
Fakta-fakta OTT KPK di BNPB
Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo
Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita utama

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:13 WIB