Inggris-India Sepakati Kesepakatan Dagang Bersejarah

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 15:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kesepakatan dagang ini bukan hanya strategi ekonomi, tapi langkah maju menuju masa depan yang saling menguntungkan bagi India dan Inggris.” – Perdana Menteri Narendra Modi

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Setelah tiga tahun negosiasi yang berlangsung naik turun, Inggris dan India akhirnya menyepakati perjanjian dagang yang dinilai sebagai kesepakatan bilateral paling signifikan sejak Brexit.

Ekspor Meningkat, Tarif Turun

Melalui kesepakatan ini, ekspor whisky, mobil, dan produk Inggris lainnya ke India menjadi lebih mudah. Sementara itu, tarif untuk pakaian dan alas kaki India ke Inggris juga akan turun.

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa perjanjian ini tidak mengubah kebijakan imigrasi, termasuk bagi pelajar India yang menempuh studi di Inggris.

Kolaborasi erat antara Jonathan Reynolds dan Piyush Goyal menjadi kunci tercapainya kesepakatan dagang Inggris-India yang bersejarah

Dampak Ekonomi Besar

Menurut Menteri Bisnis Inggris, Jonathan Reynolds, manfaat bagi pelaku usaha dan konsumen Inggris sangat besar. Tahun lalu, nilai perdagangan kedua negara mencapai £41 miliar. Pemerintah memperkirakan kesepakatan ini akan menambah £25,5 miliar per tahun hingga 2040.

Baca Juga :  Panglima TNI Ziarah ke Makam Presiden RI Ke-2 dan Panglima Besar Jenderal Soedirman

Reynolds dan Menteri Perdagangan India, Piyush Goyal, merampungkan detail akhir kesepakatan di London, pekan lalu.

Manfaat Langsung bagi Konsumen

Begitu diberlakukan—kemungkinan dalam setahun—konsumen Inggris akan menikmati penurunan tarif produk India, seperti makanan beku dan udang beku. Pemerintah menekankan potensi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dari ekspansi ekspor ke India.

Penurunan Tarif Signifikan

Tarif gin dan whisky akan turun setengah menjadi 75%, disusul pengurangan bertahap berikutnya. Tarif mobil, produk dirgantara, elektronik, dan makanan dari Inggris juga dipangkas.

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi Inggris dalam membangun ekonomi pasca-Brexit.

Baca Juga :  Resmi Berganti! Letkol Inf Asis Kamaruddin Danbrigif 20/IJK, Sebelumnya Kapolda Papua Barat Daya Dirotasi

Dukungan dari Pimpinan Negara

Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, menyebutnya sebagai “kesepakatan bersejarah” yang mendorong pertumbuhan dan menguntungkan rakyat serta bisnis Inggris. Sementara PM India, Narendra Modi, menilai ini sebagai tonggak ambisius dan saling menguntungkan.

India diprediksi menjadi ekonomi terbesar ketiga dunia dalam beberapa tahun mendatang.

Momentum Global

Kampanye tarif oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, memicu negara lain untuk mengejar perjanjian dagang serupa. Bagi India, Inggris menjadi mitra strategis dalam rencana ekspor senilai $1 triliun pada 2030.

Penilaian Pakar

Mantan penasihat perdagangan pemerintah, Allie Renison, menyebut kesepakatan ini sebagai yang paling transformatif secara ekonomi pasca-Brexit, mengingat skala dan potensi pasar India. Ia menambahkan, pemerintah saat ini berhasil menyelesaikan berbagai hambatan yang sempat mengganjal perundingan.

SupersemarNewsTeam
Sumber : BBCNews.COM
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap
IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand
Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Jenderal Agus Subiyanto Pimpin Sertijab Wapang dan KSAD di Cilangkap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Berita Terbaru