Jumlah korban jiwa kecelakaan pesawat Jeju Air jadi 120 orang

- Jurnalis

Minggu, 29 Desember 2024 - 22:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Seoul – Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu bertambah menjadi 120 orang, Yonhap melaporkan.

Mengutip tim pemadam kebakaran setempat, kantor berita itu melaporkan bahwa upaya untuk memastikan angka kematian dalam insiden itu masih terus berlangsung.

Sebelumnya dilaporkan bahwa pesawat nahas yang membawa 181 orang itu, termasuk enam awak, keluar dari landasan pacu saat mendarat dan menabrak pagar bandara itu sehingga pesawat terbakar.

Pesawat tersebut diduga menabrak kawanan burung ketika mendarat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa sejauh ini, tidak ada penumpang WNI dalam pesawat Jeju Air yang mengalami kecelakaan tersebut.

Pemerintah dan Kedutaan Besar RI di Seoul terus memantau perkembangan terkait musibah itu, kata Judha Nugraha, Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu.

Terkait dengan kejadian naas itu, rekaman media lokal menunjukkan pesawat tergelincir di landasan pacu, dilalap api dan berhamburan puing-puing.

Seorang penumpang dan seorang awak ditemukan selamat di bagian ekor pesawat, sementara upaya penyelamatan terus dilakukan.

Namun, otoritas menyatakan jumlah korban kemungkinan besar akan terus bertambah.

Mayoritas penumpang adalah warga Korea Selatan, dengan tambahan dua warga negara Thailand.

Seorang pejabat bandara mengatakan bahwa prioritas utama otoritas adalah menyelamatkan mereka yang masih terjebak di reruntuhan pesawat.

Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sung-mok, memerintahkan upaya penyelamatan “secara total” sebagai respons atas kecelakaan ini.

Choi, yang saat ini memimpin sementara di tengah krisis politik, mengadakan pertemuan darurat untuk mengawasi tanggapan terhadap insiden tersebut.

Maskapai Jeju Air menyatakan sedang melakukan verifikasi terkait laporan kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden penerbangan paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Kobaran api awal berhasil dipadamkan, dan penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.

Sumber: Sputnik/ANTARA/Anadolu

Baca juga: Kemlu: Tak ada penumpang WNI dalam kecelakaan pesawat di Korsel
Baca juga: 28 orang tewas, tiga selamat dalam kecelakaan pesawat di Korea Selatan

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
PFI Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!
Speedboat Hilang di Selat Sunda, 7 Jurnalis Dalam Pencarian
Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap
Api Berhenti di Batas Sawit, Kebetulan atau Pola?
Emma Rivilla Soroti Kabut Asap Kalsel dan Anggaran Dinas
Ketum HIPMAPI TAUBAT H.M. Gunther Gemparalam bersama jajaran DPP membentuk SATGAS dan sekaligus mengukuhkan Dr. Sumitro Tenggara S. H., Sebagai Dan Satgas Pokja DAS
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Jumat, 11 September 2026 - 16:04 WIB

PFI Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 14:09 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian!

Selasa, 8 September 2026 - 12:01 WIB

Speedboat Hilang di Selat Sunda, 7 Jurnalis Dalam Pencarian

Jumat, 4 September 2026 - 09:26 WIB

Maxim Bagikan 1.000 Masker, Ahmad Sofian Peduli Kabut Asap

Berita Terbaru

Berita utama

Kapolri ungkap 243 orang dan 13 korporasi jadi tersangka karhutla

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:09 WIB

Berita utama

Kemegahan Masjid Apung Ancol, Salat dengan View Laut

Sabtu, 24 Okt 2026 - 09:58 WIB