Kepala BNPT: Peran Penting TNI Selama 79 Tahun Menjaga Kedaulatan Negara

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 11:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

INFO NASIONAL ,SupersemarNews– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menyampaikan pentingnya peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) selama 79 tahun dalam bersinergi menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang dapat mengancam persatuan dan keutuhan nasional.

Selama 79 tahun TNI hadir menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat patriot, TNI mampu bersinergi dengan seluruh elemen bangsa untuk mengayomi rakyat dari berbagai tantangan yang dapat mengancam keselamatan dan persatuan bangsa,” kata Eddy Hartono.

Kepala BNPT ke-7 ini mengatakan sebagai garda terdepan dalam menjaga pertahanan negara, TNI juga memegang peranan penting dalam upaya penanggulangan terorisme di Tanah Air. TNI berkontribusi secara signifikan untuk menciptakan stabilitas nasional dan menjaga keselamatan warga negara dari ancaman kelompok radikal.

Baca Juga :  Deteksi Dini untuk Menjaga Masa Depan Anak, Polda Metro Jaya Inisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekolah

Keberhasilan ini tidak hanya dilihat dari perspektif keamanan fisik, tetapi juga dari peran TNI dalam membangun koordinasi yang kuat dengan lembaga-lembaga lain, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Polri.

Dalam banyak kasus, TNI bersama Polri berperan aktif dalam operasi intelijen, pencarian, dan penggerebekan yang berujung pada penangkapan para pelaku terorisme. Kekuatan militer TNI yang didukung oleh kemampuan taktik yang unggul menjadi modal utama dalam operasi-operasi ini, sehingga dapat menekan potensi terorisme di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah yang dianggap sebagai basis persembunyian teroris.

Baca Juga :  Nadiem jalani sidang putusan banding atas vonis 10 tahun bui hari ini

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dalam penanganan terorisme, kekuatan senjata saja tidak cukup. Dibutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan semua pihak, termasuk TNI, dalam proses rehabilitasi dan pencegahan radikalisasi.

Pria lulusan Akademi Polisi Tahun 1990 ini berharap peran penting TNI semakin kuat dalam menjaga pertahanan negara terutama dalam mengawal suksesi kepemimpinan nasional.

“Semoga semakin kuat dan solid menjadi benteng terdepan pertahanan negara. TNI modern bersama rakyat siap mengawal suksesi kepemimpinan nasional untuk Indonesia maju,” kata dia. Dengan semangat tersebut, diharapkan TNI terus memperkuat kolaborasi di dalam menghadapi ancaman terorisme yang semakin kompleks, baik dari dalam negeri maupun luar negeri

Sumber: TEMPO
Editor//Jokosw

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada
Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli
Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau
Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan
Fakta-fakta OTT KPK di BNPB
Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo
Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita utama

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:13 WIB