Ngeri, Seorang Warga ketapang Di Tembak Saat Bekerja Di Lahan.

- Jurnalis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 00:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sampit.SSNEWS – Terjadi penembakan terhadap warga kelurahan ketapang bernama AK rabu ( 14/08/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara pelaku penembakan adalah A warga kelurahan ketapang .

Dalam peristiwa tersebut AK mengatakan kepada awak media kronologi dari penembakan tersebut, Bahwa pada saat itu korban sedang menyemprot gulma di lahan, namun terdengar letusan.

korban mengira, hand sprayer yang di gunakan yang meledak,dalam posisi dan kondisi bingung setelah terjatuh selama kurang lebih 15 menit korban bangkit kembali untuk mencoba menyemprot Dan memastikan apakah hand sprayer tersebut yang meledaK.

ternyata bukan, saat ia belum merasa bila dirinya terkena tembakan di sebelah perut bawah kanan.

Lalu datang A yang di pastikan sebagai pelaku karena ia menodongkan senapan laras panjang rakitan kemudian pelaku mengatakan di sinilah kita berduel jelas AK.

Korban baru sadar bila ia kena tembakan, dan berlari ke pondok kemudian menelpon saudaranya dan di arahkan untuk melapor ke polisi,Kemudian atas laporan tersebut pada hari kamis pihak polsek ketapang mendatangi rumah pelaku A.

namun di nyatakan tidak ada oleh anak pelaku, yang kemudian anak pelaku terlihat berbisik kepada petugas polsek, masalah ini di duga di picu adanya lahan penggarapan guna usaha.

yang sudah di kerjakan oleh kakak korban selama 30 an tahun.sementara korban baru menggarap sekitar 6 tahunan, dan di jelaskan bahwa korban pun meminjam lahan untuk usaha cocok taman dan jujur mengaku bukan miliknya.

adapun kerabat yang sudah menggarap selama 30 tahun pun pernah mengatakan itu milik salah satu perusahaan di sekitar kejadian.

Namun diakui oleh pelaku A tanah tersebut sudah di belinya,namun tidak bisa menunjukan bukti jual belinya, bahkan melarang untuk di garap oleh korban.sampai saat ini belum ada kelanjutan proses hukumnya.

dan bila dalan 3 hari tidak ada kejelasan maka korban akan melapor ke Polres kotim dan tidak menghendaki damai tutupnya.

Sumber : NAS

Red/Ar

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taufik Hidayat Ditangkap, Akhir Buronan Kasus Penyiksaan
Demo DPR: Pembawa Bom Molotov Jadi Tersangka, Polisi Tegas
Fortuner Ringsek di Tangerang, Ternyata Buronan Narkoba!
Polisi Bongkar Judi Berkedok Arena Anak, 60 Orang Diamankan
KEJAGUNG TAHAN 3 EKS PIMPINAN BGN, SKANDAL SPPG MEMANAS
Polisi Bongkar 8 Gudang Motor Curian, Omzet Rp40 Juta per Hari
Bos Hanania Group Ditahan, Kerugian Jemaah Umrah Rp12 M
Curanmor Bersenpi di Depok Ditangkap, Dua Pelaku Ditembak
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:22 WIB

Taufik Hidayat Ditangkap, Akhir Buronan Kasus Penyiksaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:53 WIB

Demo DPR: Pembawa Bom Molotov Jadi Tersangka, Polisi Tegas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:10 WIB

Fortuner Ringsek di Tangerang, Ternyata Buronan Narkoba!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:34 WIB

Polisi Bongkar Judi Berkedok Arena Anak, 60 Orang Diamankan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:49 WIB

KEJAGUNG TAHAN 3 EKS PIMPINAN BGN, SKANDAL SPPG MEMANAS

Berita Terbaru

Berita utama

Fakta-fakta OTT KPK di BNPB

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:43 WIB

Berita utama

Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:36 WIB

Berita utama

Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:30 WIB