Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menyampaikan penegasan penguatan pengawasan HIV/AIDS, narkoba, dan kerawanan sosial di kawasan wisata.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR โ€” Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyebaran HIV/AIDS, narkoba, dan kerawanan sosial di kawasan wisata. Langkah ini diambil sebagai pencegahan dini sebelum masalah semakin meluas.

Data: 90% Pelaku Bukan Warga Bogor

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan, mayoritas pelaku berasal dari luar daerah. โ€œLebih dari 90 persen bukan warga kami, tapi karena kejadiannya di sini, penanganannya tetap jadi tanggung jawab bersama,โ€ ujarnya.

Tim Pemantauan Khusus dan Rumah Merah Putih

Untuk itu, Pemkab Bogor membentuk tim pemantauan khusus yang bekerja secara tertutup. Selain itu, mereka juga mengoperasikan Rumah Merah Putih sebagai pusat perlindungan dan rehabilitasi dini. โ€œKami pakai pendekatan humanis. Kelompok-kelompok ini harus dibina,โ€ jelas Rudy.

Strategi Jangka Panjang Sejak Awal Kepemimpinan

Sejak dua bulan pertama menjabat, Rudy sudah memetakan risiko penyebaran narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. โ€œIni bukan sekadar reaksi viral, tapi strategi jangka panjang,โ€ tegasnya.

Razia Rutin dan Kolaborasi Lintas Sektor

Pemkab juga rutin menggelar razia melalui Satpol PP. Ke depan, mereka akan menggandeng BNN untuk melacak penyalahgunaan narkoba di sekolah. Rudy menutup, โ€œIni soal perlindungan masyarakat. Harus jadi konsentrasi bersama.โ€


SupersemarNewsTeam
SanggaBuana