Remaja dan pejabat berkumpul di bawah pohon-pohon palem.

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Pj Walikota Bogor Hery Antasari menyerukan dan mengajak para remaja di Kota Bogor untuk menghentikan aksi tawuran dan tindak kriminalitas yang dilakukan oleh geng motor.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Peringatan Sumpah Pemuda ke-96 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor pada Senin (28/10/2024) pagi di Balaikota Bogor.

Pj Walikota Bogor Hery Antasari mengajak para pemuda untuk mengikuti passion masing-masing dan terus mengembangkan kemampuan dan kapabilitasnya. Ia juga mendorong para pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Bogor.

“Yang paling dekat dengan kita adalah pemilihan kepala daerah (pilkada). Ini adalah langkah kecil pertama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Memilih itu seperti arsitektur,” katanya kepada awak media.

Ia mengingatkan agar anak muda tidak mendukung kegiatan negatif yang sering terjadi di Bogor, seperti tawuran dan geng motor.

Ia mengatakan akan bekerja sama lebih lanjut dengan semua pemangku kepentingan untuk melakukan upaya pencegahan.

Dimulai dengan pendidikan sosial di sekolah-sekolah oleh Dinas Pendidikan. Koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penertiban. Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten di daerah lain untuk mencegah masalah tersebut.

“Tantangan yang harus saya hadapi adalah berbicara dengan Pj Bupati di Bogor, Depok, Cianjur dan daerah-daerah lain yang berbatasan dengan Kota Bogor. Karena sebagian besar remaja yang berkumpul di Kota Bogor (yang menyebabkan tawuran geng motor) berasal dari luar, bukan dari kita, dan biasanya datang pada malam atau dini hari,” kata Hery.

Hery berharap dapat mencegah perilaku tauran dan geng motor yang sering kali berasal dari luar Kota Bogor.

Selain itu, Hery Antasri membantu para pemuda dan remaja untuk menyalurkan semangat dan kreativitas mereka dengan berorganisasi dan membentuk usaha melalui wadah-wadah yang didirikan di Kota Bogor.

Adityawarman Adil, Ketua DPRD Kota Bogor, berharap momen pelantikan pemuda ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan Kota Bogor.

“Kami memahami bahwa dari dulu hingga sekarang, pemuda adalah pilar rekonstruksi. Dalam semua rekonstruksi, dari masa lalu hingga saat ini, era pra-kemerdekaan, kemerdekaan dan pembangunan telah diisi dengan peran pemuda yang sangat penting’.

Jadi di Bogor, kami ingin pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga pelaku utama pembangunan”.

Untuk mencegah permasalahan pemuda, Adit mengatakan bahwa DPRD Kota Bogor telah meluncurkan Perda Kawasan Pemuda sebagai wadah untuk menyalurkan peran pemuda yang memiliki energi untuk melakukan sesuatu.

“Kami berharap peran pemuda menjadi lebih penting dari wadah yang sudah ada seperti KNPI, KONI dan organisasi kepemudaan lainnya. Kedepannya, kami berharap tawuran dan balapan liar dapat berkurang dan dialihkan ke kegiatan yang positif dan bermanfaat”.

(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)