Lantik 49 Pejabat, Kakanwil Zulkarnain Tegaskan Pengangkatan Bebas Transaksional

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

LAMPUNG, Supersemar News — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, melantik dan mengambil sumpah 49 pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, Rabu (26/8/2026).

Pejabat yang dilantik terdiri atas 41 kepala kantor urusan agama (KUA) kecamatan, satu kepala urusan tata usaha madrasah, dan tujuh pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. Pengangkatan pejabat, kata dia, dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku serta harus terbebas dari praktik transaksional.

“Hari ini saya buktikan tidak ada transaksional. Kalau ada, itu berarti dilakukan oleh oknum,” kata Zulkarnain.

Ia secara khusus meminta para kepala KUA memahami bahwa tugas KUA tidak terbatas pada pencatatan pernikahan. KUA merupakan garda terdepan Kementerian Agama yang memberikan berbagai layanan keagamaan kepada masyarakat di tingkat kecamatan.

“KUA adalah etalase dan ujung tombak Kementerian Agama. Kepala KUA merupakan representasi Menteri Agama di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Karena itu, kepala KUA harus menempatkan diri sebagai khadimul ummah atau pelayan umat. Pelayanan harus diberikan secara ramah, santun, dan profesional tanpa membeda-bedakan masyarakat.

Baca Juga :  10 Manfaat Pemilik KTP Jakarta, Ada Banyak Fasilitas Gratis

Zulkarnain juga mengingatkan jajaran KUA agar disiplin dalam menjalankan tugas. Kepala KUA dan penghulu diminta tetap hadir serta memberikan pelayanan di kantor meskipun tidak terdapat jadwal pernikahan.

Penataan tenaga penghulu, lanjut dia, perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan jumlah peristiwa nikah dan karakteristik wilayah. Langkah tersebut diperlukan agar beban kerja lebih merata dan pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, para pejabat diminta menjaga integritas serta menghindari gratifikasi dan segala bentuk penyimpangan. Jabatan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun tindakan yang merugikan masyarakat.

Ia juga meminta jajaran KUA terbuka terhadap pengawasan. Kegiatan pemantauan yang dilakukan pimpinan merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan.

“Kepala kantor dan kepala bidang turun ke lapangan untuk menjalankan tugas pengawasan, bukan mencari-cari kesalahan,” katanya.

Perhatian serupa diberikan terhadap kondisi sarana dan prasarana KUA. Zulkarnain meminta kepala KUA menjaga kebersihan, keamanan, dan kelayakan kantor. Sejumlah gedung KUA yang dibangun melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Bareskrim Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Etomidate, 735 Cartridge Disita

Menurut Zulkarnain, pergantian pejabat merupakan bagian dari regenerasi dan pengembangan karier aparatur. Oleh karena itu, jabatan tidak boleh dipandang sebagai kedudukan yang harus dipertahankan selamanya.

Para pejabat juga didorong terus meningkatkan kompetensi, termasuk kemampuan berbahasa dan memahami perkembangan kebutuhan masyarakat. Aparatur Kementerian Agama harus terus belajar agar mampu memberikan pelayanan yang profesional di tengah perubahan sosial.

“Jalankan tugas berdasarkan regulasi, jaga loyalitas kepada organisasi, dan jangan menzalimi rekan kerja. Setiap amanah akan dipertanggungjawabkan, baik kepada organisasi maupun kepada Allah SWT,” ujarnya.

Zulkarnain berharap para pejabat yang baru dilantik dapat membawa semangat baru, memperkuat pelayanan publik, dan menjalankan amanah secara profesional di satuan kerja masing-masing.

Pelantikan tersebut disaksikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Lampung Yan Maradonna dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Ahmad Fikri Yulian. Kegiatan juga dihadiri para kepala bidang, pembimbing masyarakat, kepala kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, serta kepala seksi Bimbingan Masyarakat Islam. (Humas)

Sumber : Kementerian Agama

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA
Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada
Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli
Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau
Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan
Fakta-fakta OTT KPK di BNPB
Gerindra Respons Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo
Panglima Korpasgat Pimpin Upacara Purnabakti 26 Prajurit Korpasgat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:47 WIB

SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Batal Tinjau Karhutla, Pemkab Kotim Mengaku Dipersulit Bertemu Menhut RI Raja Juli

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Krisis Air Bersih di Baamang dan MB Ketapang, Dinkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Air Payau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Kendaraan Roda Tiga Berpotensi Jadi Alternatif Transportasi Nasional, Pemerataan Akses dan Keselamatan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita utama

Kabut Asap Selimuti Sungai Mentaya, Motoris Klotok Diimbau Waspada

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:13 WIB