
Skuad Persib Bandung berpose di Stadion Gelora Bumi Kartini dalam laga BRI Super League kontra Persijap Jepara, yang berakhir dengan kekalahan 2-1.
SUPERSEMAR NEWS SPORT – Persib Bandung menelan kekalahan perdananya di ajang Super League Indonesia musim ini. Saat bertandang ke markas Persijap Jepara, Senin malam (18/8), Maung Bandung tumbang 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan itu datang melalui gol dramatis di menit-menit akhir.
Bojan Soroti Gol Kedua Persijap
Usai laga, pelatih Bojan Hodak menyebut kesalahan timnya sangat fatal. Ia bahkan menilai gol kedua Persijap sebagai “kebodohan” yang seharusnya bisa dihindari.
“Persijap bermain baik dan pantas menang. Atmosfer tribun sangat mendukung mereka. Namun, kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Dua situasi seharusnya tidak terjadi. Jika ingin menang, kami harus memperbaikinya,” ujar Bojan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setelah Persib sempat menyamakan kedudukan, koordinasi lini belakang justru lengah. “Gol kedua itu kebodohan. Kami tidak bisa menjelaskan betapa bodohnya kebobolan setelah comeback,” tambahnya.
Konsistensi Pemain Jadi Sorotan
Selain itu, Bojan juga menanggapi isu soal konsistensi pemain asal Brasil, Wiliam Marcilio, yang dituding sebagian Bobotoh memiliki sikap ‘star syndrome’. Menurutnya, masalah bukan hanya pada satu pemain, melainkan kolektivitas tim.
“Kami mengganti 14 pemain dari musim lalu. Mereka butuh waktu untuk saling mengerti. Beberapa pertandingan fantastis, tapi ada juga yang kurang. Konsistensi akan membaik seiring waktu,” jelas pelatih asal Kroasia itu.
Isu Pemanggilan Pemain ke Timnas U-23
Selain membahas kekalahan, Bojan menyinggung soal kemungkinan pemainnya, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, dipanggil ke Timnas U-23 Indonesia. Ia menyebut setiap klub sudah memiliki kesepakatan dengan PSSI.
“Mayoritas klub punya pemain yang akan dipanggil. Musim lalu, ketika situasi serupa terjadi, aturan pemain U-23 sempat dihapus sementara,” jelasnya.
Evaluasi untuk Persib Bandung
Dengan kekalahan ini, Persib Bandung harus segera memperbaiki koordinasi lini belakang. Jika tidak, peluang untuk kembali ke jalur kemenangan pada laga-laga berikutnya akan semakin sulit.
SupersemarNewsTeam
Reporter : R/Rifay Marzuki
SanggaBuana
